Warna di dalam telur bisa menunjukkan tingkat kesegaran hingga tanda kerusakan. Kenali arti bintik merah, putih keruh, hingga warna hijau sebelum mengonsumsinya.
Warna di dalam telur tak selalu sama pada setiap butirnya. Ada yang bening, keruh, hingga memiliki bintik merah.
Perbedaan warna ini sering membuat banyak orang ragu. Padahal, tidak semuanya menandakan telur sudah busuk atau tak layak dimakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa perubahan warna justru menjadi tanda telur masih segar. Namun, ada juga warna tertentu yang perlu diwaspadai karena bisa menandakan telur telah rusak.
Dikutip dari Egg Safety (5/8) berikut penjelasannya:
1. Bintik merah di dekat kuning telur
Ilustrasi belanja telur di supermarket. Foto: Getty Images/Adisak Mitrprayoon |
Bintik merah muncul akibat pembuluh darah kecil pecah saat ovulasi. Bisa juga berasal dari sedikit jaringan saat telur terbentuk.
Telur seperti ini tetap aman dimakan setelah dimasak matang. Bintik merah bukan tanda telur sudah busuk.
2. Putih telur tampak keruh
Putih telur yang keruh menandakan telur masih sangat segar. Warna ini berasal dari karbon dioksida alami di dalam telur.
Karbon dioksida akan berkurang seiring penyimpanan. Karena itu, putih telur biasanya makin bening saat telur menua.
3. Ada benang putih pada telur
Ilustrasi putih telur. Foto: iStock |
Benang putih disebut chalazae yang menjaga kuning telur tetap di tengah. Bagian ini terbentuk secara alami.
Chalazae justru lebih jelas pada telur segar. Bagian ini aman dimakan dan tak perlu dibuang.
4. Warna kuning telur pucat atau pekat
Kuning Telur Berwarna Pucat dan ada yang Oranye. Foto: Getty Images/Viktoriia |
Kuning telur bisa berwarna pucat atau kuning tua. Perbedaannya dipengaruhi pakan yang dimakan ayam.
Ayam yang makan jagung dan tanaman hijau biasanya menghasilkan kuning lebih pekat. Sementara pakan gandum dan barley membuat warna kuning telur lebih muda.
5. Cincin hijau pada telur rebus
Ilustrasi telur rebus. Foto: Ilustrasi iStock/Pexels |
Cincin hijau muncul jika telur direbus terlalu lama. Warna ini terbentuk dari reaksi sulfur dan zat besi.
Meski tampilannya berubah, telur masih aman dimakan. Kondisi ini tidak menandakan telur sudah rusak.
6. Putih telur hijau atau berkilau
Putih telur berwarna hijau atau tampak berkilau perlu diwaspadai. Kondisi ini bisa terjadi akibat pertumbuhan bakteri.
Salah satu penyebabnya adalah bakteri Pseudomonas. Jika menemukannya, telur sebaiknya langsung dibuang.





KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN