5 Makanan yang Bisa Bantu Tingkatkan Kualitas Sperma Pria

5 Makanan yang Bisa Bantu Tingkatkan Kualitas Sperma Pria

Sonia Basoni - detikFood
Selasa, 14 Jul 2026 05:00 WIB
Doctor during consultation held in his hand and shows patient anatomical model of male sperm. Counseling of men and couples about male infertility, sperm pathology, impossibility to get pregnant
Foto: iStock
Jakarta -

Kesuburan pria tidak hanya dipengaruhi faktor usia dan gaya hidup, tetapi juga pola makan sehari-hari. Makanan-makanan ini dipercaya bisa tingkatkan kualitas sperma.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa asupan nutrisi tertentu berperan dalam menjaga kualitas sperma, mulai dari jumlah, pergerakan (motilitas), hingga bentuknya.

Nutrisi yang kaya antioksidan, vitamin, mineral, dan lemak sehat dapat membantu melindungi sel sperma dari kerusakan akibat stres oksidatif. Meski makanan bukan satu-satunya penentu kesuburan, mengonsumsi bahan pangan bergizi dapat menjadi salah satu langkah untuk mendukung kesehatan reproduksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari Conceivio (13/07/2026), berikut lima makanan yang dikenal memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi kualitas sperma.

ADVERTISEMENT

1. Ikan Omega-3

Berbeda dengan ikan segar yang cepat membusuk, menyetok ikan kaleng sarden bisa menjadi pilihan awet dan praktis.Ikan sarden. Foto: jcomp/Freepik


Salmon, sarden, makarel, hingga ikan teri merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan reproduksi pria. Kandungan DHA dan EPA di dalamnya diketahui berperan dalam meningkatkan kualitas sperma, termasuk jumlah, motilitas, dan bentuknya.

Omega-3 juga membantu mengurangi peradangan yang dapat mengganggu proses pembentukan sperma sekaligus melindungi DNA sperma dari kerusakan akibat stres oksidatif.

Selain itu, lemak sehat ini mendukung sirkulasi darah menuju organ reproduksi sehingga pasokan oksigen dan nutrisi menjadi lebih optimal.

Beberapa penelitian juga mengaitkan asupan omega-3 dengan produksi hormon testosteron yang mendukung fungsi sperma.

2. Buah Jeruk

Citrus fruit: Clementines in a rustic wooden bowl.Citrus fruit: Clementines in a rustic wooden bowl. Foto: iStock

Buah citrus seperti jeruk, lemon, dan grapefruit kaya akan vitamin C yang dikenal sebagai antioksidan kuat. Vitamin ini membantu melindungi sel sperma dari kerusakan akibat radikal bebas sekaligus menjaga kualitas DNA sperma.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa asupan vitamin C dapat membantu meningkatkan motilitas sperma sehingga peluang membuahi sel telur menjadi lebih baik.

Selain itu, vitamin C berperan dalam pembentukan kolagen yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan jaringan reproduksi. Kandungan tersebut juga mendukung sistem imun sehingga tubuh lebih terlindungi dari infeksi yang dapat memengaruhi kesehatan reproduksi pria.

3. Telur

Viral di TikTok sejumlah konten kreator membuat konten makan telur setengah matang. Ini bahayanya yang perlu diketahui.Telur. Foto: Imad 786/Unsplash

Selain harganya terjangkau dan mudah ditemukan, telur menjadi salah satu sumber protein berkualitas tinggi yang mengandung vitamin D dan kolin. Vitamin D dikaitkan dengan peningkatan kadar testosteron serta motilitas sperma yang lebih baik.

Sementara itu, kolin berperan dalam menjaga struktur membran sel sperma sehingga kualitasnya tetap optimal. Protein yang terdapat pada telur juga dibutuhkan dalam proses pembentukan dan pematangan sperma.

Karena kandungan gizinya cukup lengkap, telur dapat menjadi pilihan menu harian untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi yang mendukung kesehatan reproduksi pria, selama dikonsumsi dalam jumlah yang seimbang.

4. Bayam

7 Minuman Penambah Darah agar Cepat Naik dan Cara Membuatnya, Yuk Coba!Smoothie bayam. Foto: rawpixel.com/Freepik

Bayam dan sayuran hijau lainnya mengandung asam folat yang penting bagi pembentukan DNA sperma. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa pria dengan asupan folat yang lebih tinggi memiliki risiko kerusakan DNA sperma yang lebih rendah.

Nutrisi ini juga dikaitkan dengan jumlah sperma yang lebih baik karena kekurangan folat dapat memengaruhi proses pembentukan sperma.

Selain asam folat, bayam kaya antioksidan yang membantu melindungi sel sperma dari kerusakan akibat radikal bebas. Kombinasi nutrisi tersebut membuat bayam menjadi salah satu sayuran yang baik untuk mendukung kesehatan reproduksi pria.

5. Seledri

Group of green Thai celery tree in the morning light. Fresh homegrown, organic vegetables, green food. Plant plot in urban farming.Seledri. Foto: Getty Images/Kesinee Bunsom

Seledri sering kali hanya dijadikan pelengkap masakan, atau rempah tambahan, padahal sayuran ini mengandung flavonoid dan vitamin C yang bersifat antioksidan. Kandungan tersebut membantu melindungi sel sperma dari kerusakan akibat stres oksidatif.

Seledri juga diketahui dapat meningkatkan produksi oksida nitrat yang berperan dalam memperlancar aliran darah menuju organ reproduksi.

Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi seledri berpotensi membantu meningkatkan volume semen dengan mendukung proses produksi sperma, meski masih diperlukan penelitian lebih lanjut pada manusia.

Selain itu, senyawa alami dalam seledri diduga turut membantu menjaga keseimbangan hormon yang berhubungan dengan kesuburan pria.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Asyik! Makan Disini Cuma Rp 6.000 Per-porsi"
[Gambas:Video 20detik] (sob/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads