Sering dikonsumsi sehari-hari, makanan ini dikaitkan dengan risiko kanker mulut. Ini penjelasan ahli dan cara menguranginya.
Kanker mulut tidak hanya dipengaruhi oleh kebiasaan merokok, tapi juga pola makan dan jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari.
Beberapa makanan dan minuman diketahui dapat memicu peradangan atau menghasilkan senyawa yang berpotensi merusak sel tubuh. Karena itu, konsumsinya perlu diperhatikan.
Menjaga pola makan menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko penyakit. Lantas, makanan apa saja yang perlu dibatasi konsumsinya agar tetap sehat?
Dikutip dari Eating Well (13/3) berikut 5 makanan yang bisa memicu kanker mulut:
1. Daging Olahan
Daging olahan seperti sosis, bacon, ham, dan deli meat sebaiknya tak dikonsumsi berlebihan. Makanan ini telah lama dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa jenis kanker.
Ahli bedah Veena Vats mengatakan, "Daging olahan mengandung nitrit dan nitrat sebagai pengawet yang dapat berubah menjadi senyawa pemicu kanker di dalam tubuh."
Sebagai alternatif, buatlah irisan daging sendiri di rumah dari dada kalkun atau ayam. Cara ini membantu mengurangi asupan pengawet, gula, dan garam berlebih.
2. Daging Merah Dimasak di Suhu Tinggi
Daging merah seperti sapi, kambing, dan babi yang dimasak dengan suhu tinggi sebaiknya tak dikonsumsi berlebihan. Cara memasaknya dapat memengaruhi risiko kanker.
Veena Vats mengatakan, "Memanggang, mengasapi, atau menggoreng daging memicu terbentuknya senyawa yang diketahui dapat menyebabkan kanker."
Menurut Vats, merebus, mengukus, atau menyemur dapat meminimalkan pembentukan senyawa tersebut. Ia juga menyarankan menghindari daging yang gosong saat dimasak.
(raf/adr)