Pernyataan seorang atlet baseball terkait makan pisang untuk mencegah kram ramai disoroti di internet. Ternyata begini penjelasan khasiatnya dari ahli.
Beberapa buah dikenal memiliki khasiat sehat hebat. Salah satunya pisang yang akhir-akhir ini sedang ramai dibicarakan pada media sosial.
Seorang atlet baseball yang menggawangi tim Toronto Blue Jays, Munenori Kawasaki, viral gegara pernyataannya. "Monyet tidak pernah kram, monyet makan pisang setiap hari," ujar Kawasaki dalam salah satu wawancara yang membuat kalimat tersebut menjadi ikonik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak atlet hingga pelaku olahraga yang mencoba tipsnya untuk menghindari kram otot ketika berlatih. Lantas, apakah makan pisang benar-benar efektif mencegah kram?
Seorang atlet baseball menyebut pisang menjadi makanan andalannya untuk mengatasi kram otot. Foto: Getty Images/bbostjan |
Dilansir dari Today, (12/11/2025), sejumlah ahli kesehatan menyebut pisang memang memiliki nutrisi penting yang membantu fungsi otot tetap normal. Buah ini mengandung kalium, magnesium, dan kalsium.
Berkat kandungannya tersebut, buah ini berperan sebagai sumber elektrolit penting untuk kontraksi dan relaksasi otot. Ketika kadar elektrolit terganggu akibat dehidrasi atau kelelahan, tubuh lebih rentan mengalami kram.
Namun penelitian terbaru menunjukkan bahwa makan pisang bukan solusi instan untuk mengatasi kram yang sedang terjadi. Tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna dan menyerap nutrisi dari pisang sehingga efeknya tidak langsung terasa.
Kalium memang menjadi salah satu mineral yang paling sering dikaitkan dengan kesehatan otot. Mineral ini membantu mengatur sinyal saraf dan kerja otot agar dapat berkontraksi serta rileks dengan baik.
Menurut ahli, ada penjelasan khusus di balik khasiat pisang. Foto: iStock |
Para ahli juga menekankan bahwa penyebab kram tidak hanya karena kurang kalium. Dehidrasi, kelelahan otot, kurang magnesium, kekurangan natrium, hingga aktivitas fisik berlebihan juga bisa memicu kondisi tersebut.
Beberapa sumber kesehatan menyebut kombinasi hidrasi dan asupan elektrolit jauh lebih efektif dibanding hanya makan pisang. Minuman seperti air kelapa, yogurt, atau makanan kaya magnesium dan natrium dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Pisang memang bisa meminimalsir terjadinya kram, tetapi harus dikonsumsi secara rutin. Khasiatnya baru akan terasa ketika dimasukkan dalam pola makan harian yang tak pernah ditinggalkan.
Pisang lebih bermanfaat sebagai bagian dari asupan untuk menjaga keseimbangan elektrolit tubuh. Dipadukan dengan hidrasi yang cukup, peregangan, dan nutrisi seimbang, buah ini menjadi pilihan baik untuk menjaga kesehatan otot.
(dfl/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN