Ngeri! Virus dari Udang dan Ikan Ini Disebut Picu Infeksi Mata Manusia

Ngeri! Virus dari Udang dan Ikan Ini Disebut Picu Infeksi Mata Manusia

Sonia Basoni - detikFood
Senin, 18 Mei 2026 06:00 WIB
Ngeri! Virus dari Udang dan Ikan Ini Disebut Picu Infeksi Mata Manusia
Foto: Ilustrasi iStock
Jakarta -

Baru-baru ini peneliti dari China, Australia, dan Singapura menemukan virus pada seafood udang dan ikan yang dilaporkan dapat menginfeksi mata manusia.

Temuan ini dipublikasikan dalam studi yang dilakukan oleh Chinese Academy of Fishery Sciences, Qingdao Eye Hospital of Shandong First Medical University, University of Melbourne, serta Duke-NUS Medical School.

Dilansir dari SAYS (15/05/2026), virus tersebut dikenal dengan nama covert mortality nodavirus (CMNV). Virus ini pertama kali ditemukan pada udang hasil budidaya di China pada 2014, dan sebelumnya dikaitkan dengan wabah penyakit yang menyebabkan kerugian besar pada industri tambak udang di negara tersebut sejak 2009.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ngeri! Virus dari Udang dan Ikan Ini Disebut Picu Infeksi Mata ManusiaNgeri! Virus dari Udang dan Ikan Ini Disebut Picu Infeksi Mata Manusia Foto: Ilustrasi iStock

Virus CMNV juga dikaitkan dengan gangguan penyakit mata bernama persistent ocular hypertensive viral anterior uveitis (POH-VAU). Kondisi ini menyebabkan peradangan berulang dan tekanan tinggi pada bola mata. Jika tidak ditangani, penyakit tersebut dapat memicu kerusakan saraf optik, gangguan penglihatan skala berat, hingga kebutaan permanen.

Dalam beberapa penelitian terkait, sekitar sepertiga pasien akhirnya harus menjalani operasi glaukoma. Bahkan, satu pasien dilaporkan mengalami kebutaan permanen akibat infeksi tersebut.

ADVERTISEMENT

Selain itu virus CMNV kini sudah menyebar ke berbagai wilayah dunia. Lewat studi ini, peneliti menemukan sekitar 35% sampel udang dan 40% sampel ikan di Asia menunjukkan hasil positif CMNV. Virus serupa juga ditemukan pada spesimen laut dari Amerika, Afrika, hingga Antartika.

Tak hanya itu, pengujian terhadap 351 produk seafood yang beredar di psaran dari enam provinsi di China juga menemukan adanya virus CMNV pada 33% - 62% sampel ikan, udang, kepiting, moluska, dan cumi-cumi. Organisasi Kesehatan Hewan Dunia yaitu WOAH (World Organisation for Animal Health), bahkan sudah memasukkan CMNV sebagai penyakit infeksi baru yang perlu diwaspadai.

Ngeri! Virus dari Udang dan Ikan Ini Disebut Picu Infeksi Mata ManusiaNgeri! Virus dari Udang dan Ikan Ini Disebut Picu Infeksi Mata Manusia Foto: Ilustrasi AI-Generated Photo.

Peneliti menyebut penyebaran virus diduga berkaitan erat dengan meningkatnya interaksi manusia dengan hewan air, terutama pada pekerja industri perikanan dan pengolahan seafood. Dalam studi tersebut ditemukan bahwa wilayah dengan produksi budidaya ikan dan seafood beresiko tinggi memiliki angka infeksi mata yang lebih besar.

"Angka pada pasien yang matanya terinfeksi virus ini ditemukan 77% lebih tinggi di provinsi dengan produksi seafood budidaya terbesar dibanding wilayah dengan produksi rendah," tulis laporan penelitian tersebut.

Meski begitu, peneliti menjelaskan bahwa seafood yang dimasak hingga matang relatif aman dikonsumsi. Virus CMNV diketahui dapat bertahan pada suhu dingin, tetapi hancur saat terkena panas. Risiko terbesar justru ditemukan pada orang yang sering menangani seafood mentah secara langsung.

Peneliti juga mengingatkan kemungkinan penularan di lingkungan keluarga melalui penggunaan alat makan bersama atau kontak dekat di rumah. Karena itu, orang-orang dianjurkan memakai sarung tangan saat membersihkan seafood mentah.




(sob/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads