Beberapa makanan ini bisa berbahaya jika disimpan di suhu ruangan. Kondisi tersebut dapat memicu munculnya bakteri yang bisa berisiko untuk kesehatan.
Banyak bahan makanan di dapur terlihat aman disimpan di suhu ruang. Padahal, cara penyimpanan yang keliru bisa memicu pertumbuhan bakteri.
Beberapa makanan bahkan perlu segera dimasukkan ke kulkas setelah dibuka atau diolah. Hal ini penting untuk menjaga kualitas dan keamanan konsumsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mulai dari sirup maple hingga telur rebus, ada aturan penyimpanan yang sering diabaikan. Simak daftar makanan yang sebaiknya tidak dibiarkan di suhu ruang.
Dikutip dari Eating Well (11/3) berikut 5 makanan tersebut:
1. Sirup Maple
Ilustrasi sirup maple. Foto: iStock |
Sirup maple jadi pemanis populer yang sering ada di dapur. Tak hanya untuk pancake, bahan ini juga bisa dipakai untuk marinasi hingga saus salad.
Sirup maple yang belum dibuka bisa disimpan di suhu ruang. Namun setelah dibuka, penyimpanannya perlu diperhatikan agar tetap aman dikonsumsi.
Ahli gizi Jackie Newgent menyarankan menyimpannya di kulkas. "Jika dibiarkan di suhu ruang, sirup maple murni bisa berjamur," ujarnya.
2. Melon yang sudah dipotong
Melon manis dan segar jadi favorit saat cuaca panas. Buah ini aman disimpan di suhu ruang selama masih utuh dan belum dipotong.
Namun setelah dipotong, melon harus segera dimasukkan ke kulkas. Bagian dalamnya rentan terkontaminasi dan jadi tempat ideal bakteri berkembang.
Menurut Jackie Newgent, melon potong sebaiknya didinginkan maksimal 2 jam. Jika cuaca sangat panas, batas amannya hanya 1 jam saja.
3. Daging olahan
Ilustrasi daging olahan. Foto: Istimewa |
Sandwich dengan daging olahan jadi menu praktis favorit banyak orang. Namun, penyimpanannya perlu diperhatikan agar tetap aman dikonsumsi.
Meski mengandung pengawet, daging seperti salami dan pepperoni bukan makanan tahan suhu ruang. Setelah dibuka, sebaiknya langsung disimpan di kulkas.
Menurut Miller, daging sebaiknya dikeluarkan terakhir saat menyiapkan makanan. Pastikan juga sandwich tetap dingin saat dibawa bepergian.
4. Telur Rebus
Telur rebus sering dianggap aman dibiarkan di suhu ruang. Padahal, meski sudah matang, telur rebus tetap perlu disimpan dengan benar.
Telur rebus sebaiknya dimasukkan ke kulkas maksimal dua jam setelah dimasak. Pendinginan dengan air es tidak dihitung sebagai penyimpanan dingin.
Setelah direbus, lapisan pelindung alami telur hilang dan cangkangnya lebih berpori. Kondisi ini membuat bakteri lebih mudah masuk dan berkembang.
5. Selai
Ilustrasi selai. Foto: Getty Images/iStockphoto |
Selai sering disimpan di dapur karena praktis digunakan. Apalagi untuk olesan roti seperti selai kacang dan jelly.
Padahal, selai sebaiknya disimpan di kulkas, terutama yang homemade atau rendah gula. Meski tinggi gula dan asam, selai tetap bisa terkontaminasi bakteri.
Kontaminasi biasanya terjadi dari pisau yang dipakai berulang kali. Menyimpannya di kulkas membantu memperpanjang umur simpan dan mencegah jamur.
Simak Video " 5 Kunci Menjaga Keamanan Pangan "
[Gambas:Video 20detik]
(raf/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN