Studi terbaru ungkap kopi bisa tingkatkan mood dan fungsi otak, bahkan tanpa kafein. Begini penjelasan peneiti!
Kopi tak hanya dikenal sebagai penambah energi di pagi hari. Minuman ini juga dikaitkan dengan peningkatan suasana hati dan fokus.
Penelitian terbaru mengungkap fakta menarik soal kopi. Bahkan tanpa kafein, kopi tetap memberi dampak pada tubuh dan pikiran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Temuan ini membuka perspektif baru tentang manfaat kopi. Tak sekadar melek, kopi ternyata punya peran lebih kompleks.
Dikutip dari sciencealert.com (27/4) berikut penjelasan peneliti:
1. Studi Baru Bandingkan Kopi Berkafein dan Tanpa Kafein
Ilustrasi kopi hitam Foto: Getty Images/dr Barmely |
Penelitian terbaru menemukan kopi tak hanya soal kafein. Baik kopi berkafein maupun tanpa kafein sama-sama punya manfaat.
Studi ini melibatkan 62 partisipan dengan kebiasaan berbeda. Sebanyak 31 orang rutin minum kopi, sisanya tidak.
Peneliti dari University College Cork meneliti berbagai indikator kesehatan. Hasilnya menunjukkan dampak kopi cukup luas.
2. Kopi memengaruhi biologis
Di awal penelitian, kondisi kedua kelompok relatif sama. Mulai dari tekanan darah hingga kualitas tidur.
Namun, peminum kopi menunjukkan perubahan tertentu. Terutama pada sistem imun dan mikroba usus.
Perubahan ini menandakan kopi punya pengaruh biologis. Efeknya bahkan terlihat pada level mikro.
3. Hasil eksperimen kopi memengaruhi mikrobioma usus
Ilustrasi kopi hitam Foto: Getty Images/iStockphoto |
Peneliti meminta peminum kopi berhenti selama dua minggu. Setelah itu, mereka kembali mengonsumsi kopi.
Sebagian minum kopi berkafein, sebagian tanpa kafein. Menariknya, peserta tidak tahu jenis kopi yang diminum.
Hasilnya, kedua jenis kopi tetap memengaruhi mikrobioma usus. Ini menunjukkan efek kopi tak hanya dari kafein.
4. Dampak pada Mood, Stres, dan Fungsi Otak
Kedua jenis kopi terbukti menurunkan stres dan depresi. Selain itu, juga meningkatkan suasana hati.
Penulis studi menyebut, "Keduanya menurunkan stres dan meningkatkan performa kognitif." Efeknya cukup konsisten.
Namun, kopi berkafein lebih unggul untuk fokus dan tekanan darah. Sementara tanpa kafein bantu tidur dan memori.
5. Kopi Lebih dari Sekadar Kafein
Ilustrasi kopi hitam Foto: Getty Images/iStockphoto |
Ahli mikrobiologi John Cryan menegaskan kompleksitas kopi. "Kopi lebih dari sekadar kafein," ujarnya.
Ia menjelaskan kopi berinteraksi dengan mikroba usus. Dampaknya bisa memengaruhi emosi dan metabolisme.
Meski menjanjikan, penelitian lanjutan masih dibutuhkan. Hubungan usus dan otak masih terus dipelajari.
Simak Video "Martabak 'Low Sugar' dan Sruput Kopi di Pasar Alsut"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/raf)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN