Stres dan kebiasaan ngemil larut malam bisa picu gangguan pencernaan. Studi terbaru ungkap risikonya meningkat hingga 2,5 kali.
Kebiasaan stres dan ngemil larut malam ternyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan pencernaan.
Hal ini terungkap dalam penelitian terbaru yang menunjukkan adanya kaitan kuat antara kedua faktor tersebut dengan meningkatnya risiko gangguan usus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti di Amerika Serikat ini menganalisis data lebih dari 11.000 peserta dalam survei National Health and Nutrition Examination Survey.
Ilustrasi ngemil di malam hari. Foto: Getty Images/Siarhei Khaletski |
Hasilnya, individu dengan tingkat stres tinggi yang mengonsumsi sekitar seperempat kalori hariannya setelah pukul 21.00 memiliki risiko 1,7 kali lebih besar mengalami masalah seperti sembelit dan diare.
Temuan ini diperkuat oleh analisis lanjutan terhadap lebih dari 4.000 peserta dalam American Gut Project, seperti yang dikutip dari Independent (23/4).
Studi tersebut menemukan bahwa orang yang mengalami stres tinggi sekaligus terbiasa ngemil di malam hari memiliki kemungkinan 2,5 kali lebih besar mengalami gangguan pencernaan.
Penulis utama penelitian, Dr Harika Dadigiri, menjelaskan bahwa waktu makan memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan usus.
"Bukan hanya apa yang kita makan, tetapi juga kapan kita makan," ujarnya.
Ilustrasi ngemil keripik. Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrey Zhuravlev |
Ia menambahkan bahwa saat tubuh berada dalam kondisi stres, pola makan yang tidak teratur, terutama di malam hari, bisa memberikan dampak ganda pada sistem pencernaan.
"Ketika kita sudah stres, waktu makan yang tidak tepat bisa menjadi 'pukulan ganda' bagi kesehatan usus," jelasnya.
Para peneliti pun menyarankan pentingnya menjaga pola makan yang teratur setiap hari.
Kebiasaan sederhana seperti makan di waktu yang konsisten dinilai dapat membantu menjaga fungsi pencernaan tetap optimal dalam jangka panjang.
Meski begitu, Dr Dadigiri menegaskan bahwa bukan berarti orang harus sepenuhnya menghindari camilan favorit.
"Saya bukan polisi es krim. Semua orang boleh makan es krim, mungkin sebaiknya lebih awal di siang hari," katanya.
Hasil penelitian ini rencananya akan dipresentasikan dalam ajang Digestive Disease Week yang digelar di Chicago pada 2 hingga 5 Mei.
(raf/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN