Bukan Daging Sapi! Ini Daging Paling Sehat Nomor 1 Versi Ahli

Bukan Daging Sapi! Ini Daging Paling Sehat Nomor 1 Versi Ahli

Atiqa Rana - detikFood
Kamis, 09 Apr 2026 11:00 WIB
dada ayam
Foto: iStock
Jakarta -

Daging sapi bukanlah daging paling sehat. Para ahli membeberkan jenis daging lain yang dianggap jauh lebih menyehatkan dengan kandungan nutrisi dan manfaat lebih besar.

Daging merupakan sumber protein tinggi. Daging juga umumnya sumber vitamin B12 dan zat besi yang baik, terutama zat besi heme yang lebih mudah diserap tubuh daripada zat besi dari sumber non-hewani.

Meskipun begitu, tidak semua daging sama baiknya untuk kesehatan. Terlepas dari preferensi rasa, kamu juga perlu memilih jenis daging yang lebih sehat untuk menyeimbangkan manfaat tersebut.n

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, daging apa yang dianggap terbaik dan tersehat? Dilansir dari Today.com (7/2), berikut penjelasannya.

1. Dada ayam tanpa tulang dan kulit

Dada ayamDada ayam tanpa kulit dikenal sebagai daging tersehat menurut para ahli. Foto: iStock

Bukan daging sapi, tetapi ahli kesehatan Rizzo mengungkap dada ayam adalah pilihan daging paling sehat.

ADVERTISEMENT

Di dalam 99 gram dada ayam terkandung 23 gram protein dan hanya 2 gram lemak, serta kurang dari satu gram lemak jenuh.

Menurut Rizzo, bagian ayam yang gelap, seperti paha atau kaki ayam masih tinggi protein. Namun lemaknya juga tinggi, sekitar dua kali lipat. Hal tersebut akan memengaruhi asupan kalori per porsi.

Begitu juga jika kamu memakan dada ayam beserta kulitnya. Hal ini akan meningkatkan lemak jenuh lebih banyak lagi, menjadi sekitar 4 gram per porsi atau 20% lebih besar dari batas yang direkomendasikan per hari.

2. Daging sapi tanpa lemak menjadi pilihan sehat lainnya

daging sapidaging sapi tanpa lemak juga bisa menjadi alternatif sehat. Foto: dok. detikFood

Daging sapi tanpa lemak atau lean beef bisa menjadi alternatif. Sebab, daging ini merupakan sumber zat besi heme yang luar biasa.

"Namun, kandungan lemak jenuh pada daging sapi dapat sangat bervariasi tergantung potongan dagingnya," jelas Rizzo.

Ahli Rizzo menyarankan untuk mencari potongan round beef cut yang biasanya berasal dari paha belakang atau bagian pinggang yang lebih rendah lemak.

Potongan paling rendah lemak lainnya adalah eye of round (daging gandik), round tip atau sirloin, top round, bottom round, top sirloin steak, top loin steak, hingga chuck shoulder and arm roast.

Misalnya di potongan 85 gram sirloin, kamu akan menemukan 25 gram protein, 160 kalori, dan 6 gram lemak. Sedangkan lemak jenuhnya hanya 2 gram. Jumlah tersebut jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan potongan bagian rib-eye steak yang lebih berlemak. Potongan tersebut mengandung 23 gram protein, 190 kalori, dan 4 gram lemak jenuh yang melebihi 20% dari batasan asupan lemak harian.

3. Daging babi juga bisa menjadi alternatif

Daging babiDaging babi bagian tenderloin juga bisa menjadi alternatif. Foto: Getty Images/iStockphoto/Paul_Brighton

Menurut ahli Rizzo, daging babi juga ternyata sangat rendah lemak terutama bagian tenderloinnya. Disebut-sebut kandungan lemaknya bahkan sebanding dengan dada ayam tanpa kulit. Potongan daging babi tenderloin seberat 85 gram menyediakan 22 gram protein dengan hanya 122 kalori dan 3 gram lemak.

Tetapi asupannya tetap perlu diperhatikan. Sebaiknya hindari konsumsi babi, terutama bagian olahannya, seperti ham dan bacon karena kandungan lemak jenuh dan natrium yang berlebihan.

4. Jangan lupakan konsumsi ikan

Sebenarnya ikan tidak selalu masuk ke kategori per-dagingan. Tetapi ikan menjadi sumber protein hewani yang juga menyehatkan.

Jenis ikan yang lebih berlemak meliputi salmon, tuna, dan mackerel. Sedangkan ikan yang lebih rendah lemak adalah ikan cod, mahi-mahi (ikan lemadang), dan halibut.

"Semua itu baik untuk kesehatan. Tergantung pada apa yang Anda inginkan," jelas Rizzo

Ikan berlemak memang mengandung lemak jenuh, tetapi menjadi sumber asam lemak omega-3 yang baik untuk meningkatkan kesehatan jantung dan otak.

Sedangkan ikan berdaging putih memiliki kandungan lemak dan kalori lebih rendah. Namun tetap memberikan protein yang mengenyangkan, sehingga menjadi pilihan lebih bagus jika kamu sedang megelola berat badan.

5. Makanan sehat dan kaya protein lainnya

Tidak melulu daging, sumber protein juga bisa didapat dari jenis makanan lain. Kamu bisa mengonsumsi daging bersamaan dengan makanan berprotein lainnya untuk asupan lebih beragam sekaligus mengurangi konsumsi daging.

Menurut ahli Rizzo, sumber protein vegan dan vegetarian menyediakan nutrisi yang tidak akan ditemukan dalam daging. Salah satunya serat yang baik untuk kesehatan usus.

Beberapa sumber protein non-daging terbaik meliputi telur, tahu, kacang-kacangan, hingga biji-bijian utuh.

Meski daging merupakan sumber protein yang terkonsentrasi dan efisien, daging sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya sumber nutrisi. Kamu bisa menyeimbangkan pola makan dengan mengonsumsi bahan makanan sehat lainnya.

Halaman 2 dari 2
(aqr/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads