9 Buah Ini Punya Serat Lebih Tinggi dari Apel, Baik untuk Pencernaan

9 Buah Ini Punya Serat Lebih Tinggi dari Apel, Baik untuk Pencernaan

Dita Aliccia Armadani - detikFood
Senin, 06 Apr 2026 06:00 WIB
8 Buah Rendah Gula Paling Sehat Menurut Dokter, Bagus untuk Si Kecil
Foto: Getty Images/pilipphoto
Jakarta -

Apel dikenal sebagai salah satu buah tinggi serat yang baik untuk pencernaan. Selain apel, ternyata ada beberapa buah yang memiliki kandungan serat lebih tinggi. Ini daftarnya!

Dalam satu buah ukuran sedang, apel mengandung sekitar 4,8 gram serat yang membantu pencernaan, menjaga berat badan, dan mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Namun, beberapa buah lain juga bisa jadi pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan serat harian. Buah ini mengandung serat berkisar antara 25 hingga 35 gram untuk orang dewasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir Verywell Health (27/3), berikut buah dengan serat lebih tinggi dari apel yang bagus untuk pencernaan:

markisaBuah markisa yang menyegarkan ternyata punya kandungan serat yang tak kalah dari apel. Foto: iStock

1. Markisa

Markisa menjadi salah satu buah dengan kandungan serat tertinggi. Dalam 1 cangkir, buah ini mengandung sekitar 24,5 gram serat, mendekati kebutuhan harian orang dewasa. Selain itu, markisa juga mengandung vitamin A dan C yang mendukung kesehatan mata, kulit, dan sistem imun.

2. Jambu Biji

Jambu biji merupakan buah tropis yang tinggi serat dengan kandungan sekitar 8,9 gram per cangkir. Kandungan seratnya bahkan dua kali lipat dibanding apel, sehingga baik untuk pencernaan. Selain itu, jambu biji juga memiliki vitamin C lebih tinggi dibanding jeruk. Buah ini bisa dimakan langsung bersama kulitnya, dipotong, atau dijadikan jus dan salad.

ADVERTISEMENT

3. Raspberry

Raspberry mengandung sekitar 8 gram serat dalam 1 cangkir, lebih tinggi dari apel maupun pir. Buah ini juga kaya antioksidan serta berbagai vitamin dan mineral penting. Kandungan nutrisinya membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

4. Blackberry

Blackberry memiliki kandungan serat sekitar 7,6 gram per cangkir. Buah ini juga dikenal sebagai superfood karena kaya antioksidan, vitamin, dan mineral. Selain baik untuk pencernaan, kandungan nutrisinya mendukung kesehatan tubuh secara umum. Blackberry bisa dikonsumsi langsung atau dibekukan agar lebih tahan lama untuk smoothie.

5. Blueberry

Wild Blueberry mengandung sekitar 6,2 gram serat per cangkir. Varian ini memiliki lebih banyak serat dan antioksidan dibanding blueberry biasa yang sering dijual di pasaran. Selain itu, buah ini juga kaya vitamin C dan K serta flavonoid. Kandungan tersebut bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

buah pir bisa sehatkan pencernaanBuah pir yang mirip apel juga memiliki kandungan serat yang tinggi. Foto: Getty Images/iStockphoto

6. Pir

Pir ukuran sedang mengandung sekitar 5,5 gram serat, lebih tinggi dibanding apel. Buah ini juga mengandung antioksidan seperti vitamin C yang baik untuk tubuh. Pir sebaiknya dikonsumsi bersama kulitnya agar seratnya lebih maksimal. Namun, pir kalengan sebaiknya dihindari karena biasanya mengandung tambahan gula.

7. Kiwi

Kiwi mengandung sekitar 5,4 gram serat per cangkir. Buah ini juga kaya vitamin C serta berbagai mineral dan antioksidan. Menariknya, mengonsumsi kiwi bersama kulitnya bisa meningkatkan asupan serat hingga 50%. Asupan dua buah kiwi kecil bahkan bisa memberikan serat dua kali lipat dibanding jeruk.

8. Grapefruit

Satu buah grapefruit mengandung sekitar 5 gram serat. Selain itu, buah ini juga kaya vitamin A dan C serta memiliki kandungan air lebih dari 91%, sehingga membantu hidrasi tubuh.

Grapefruit hampir tidak mengandung lemak, sehingga cocok untuk pola makan sehat. Namun, buah ini bisa berinteraksi dengan beberapa obat, sehingga perlu konsultasi jika sedang menjalani pengobatan.

9. Alpukat

Alpukat mengandung sekitar 5 gram serat dalam setengah cangkir. Buah ini juga rendah karbohidrat dan kaya vitamin E serta lemak sehat yang baik untuk jantung. Mengombinasikan alpukat dengan sayuran hijau atau tomat dapat membantu penyerapan nutrisi. Alpukat juga cocok dijadikan tambahan dalam berbagai hidangan seperti salad atau saus.

Meningkatkan asupan serat memiliki banyak manfaat, mulai dari melancarkan pencernaan, membantu mengontrol gula darah, menjaga berat badan, hingga menurunkan kadar kolesterol.

Namun, konsumsi serat sebaiknya ditingkatkan secara bertahap dan diimbangi dengan cukup cairan. Jika terlalu cepat, bisa menimbulkan efek samping seperti kembung, diare, gas, hingga kram perut.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Sambal Bajak, 'Teman' Menu Andalan"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads