Minum Kopi 2-3 Cangkir Sehari Bisa Atasi 'Anxiety', Kok Bisa?

Ngopi Yuk!

Minum Kopi 2-3 Cangkir Sehari Bisa Atasi 'Anxiety', Kok Bisa?

Atiqa Rana - detikFood
Sabtu, 04 Apr 2026 07:00 WIB
Minum kopi
Foto: Getty Images/Dzonsli
Jakarta -

Kopi dikenal dengan manfaatnya yang beragam bagi kesehatan. Salah satunya bisa mengatasi 'anxiety' atau kecemasan hingga depresi. Begini penjelasannya!

Kandungan kafein di dalam kopi menawarkan banyak manfaat sehat asalkan diminum dalam takaran tepat. Salah satu manfaat yang paling dicari yaitu karena mampu meningkatkan energi dan fokus.

Baru-baru ini, sebuah studi terbaru menemukan manfaat lain dari kopi. Dilansir dari mindbodygreen.com (2/4), peminum kopi yang minum dalam jumlah moderat memiliki risiko paling kecil terkena kecemasan dan depresi. Studi tersebut juga menemukan titik optimal yang meningkatkan manfaat kopi terhadap suasana hati.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para peneliti dari Fudan University di China mengambil data lebih dari 460.000 orang dewasa yang terdaftar di UK Biobank. Semua peserta awalnya tidak terdiagnosis memiliki gangguan suasana hati atau stress.

ADVERTISEMENT

Peneliti tersebut mengikuti peserta selama rata-rata 13,4 tahun, melacak banyaknya cangkir kopi yang mereka minum setiap hari. Kemudian mereka meneliti siapa saja yang kemudian memiliki kondisi kecemasan dan depresi dengan menggunakan catatan medis.

minum kopiHasil studi menunjukkan orang yang minum kopi 2-3 cangkir per hari memiliki risiko lebih rendah terkena kecemasan dan depresi. Foto: iStock

Para peneliti pun mengelompokkan peserta dari seberapa banyak mereka minum kopi dan memetakan bagaimana risiko perubahannya di sepanjang waktu. Mereka juga memperhitungkan variabel gaya hidup dan menguji apakah genetika terkait metabolisme kafein akan mengubah hasilnya.

Rupanya ditemukan jika orang yang minum kopi dalam jumlah sedang, sekitar dua hingga tiga cangkir sehari, memiliki risiko terendah untuk memiliki gangguan kecemasan atau stress seiring waktu.

Sedangkan mereka yang minum lebih sedikit dari itu atau sama sekali tidak minum, justru manfaatnya tidak ditemukan. Tetapi jika minumnya lebih, sekitar lima gelas atau lebih, risikonya mulai meningkat lagi.

Pola hubungan ini ditemukan konsisten pada berbagai jenis kopi, mulai dari kopi bubuk, kopi instan, atau kopi tanpa kafein. Manfaat minum kopi juga dilaporkan lebih tinggi pada pria dibandingkan wanita.

Selain itu peneliti juga mempertimbangkan faktor lain yang dapat memengaruhi hasil, seperti usia, tingkat pendidikan, kebiasaan olahraga, hingga kondisi kesehatan yang mendasari. Hal ini dilakukan untuk memperkuat dugaan bahwa kopi berperan dalam perbedaan risiko tersebut.

Alasan kopi bisa mengatasi kecemasan dan stress lainnya karena di dalamnya terkandung campuran senyawa bioaktif yang memengaruhi otak dalam berbagai cara.

Kafein sendiri memengaruhi neurotrasnmitter yang terkait dengan motivasi dan suasana hati, termasuk dopamin. Hal ini dapat bermanfaat membuat seseorang lebih fokus dan dapat meningkatkan perasaan hari sepanjang hari.

Kopi juga mengandung berbagai senyawa antioksidan dan anti-inflamasi yang bermanfaat bagi kesehatan. Kopi juga dapat mengurangi kelelahan.

Dua tiga cangkir kopi per hari merupakan kisaran tepat yang bisa diandalkan agar mendapat manfaat besar. Kopi juga sebaiknya dikonsumsi pagi hari supaya lebih selaras dengan ritme alami tubuh. Sebab, jika dikonsumsi sore hari, kopi cenderung akan mengganggu tidur yang akhirnya memengaruhi suasana hati.




(aqr/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads