Tak Hanya Segar, 4 Jenis Susu Ini Ramah untuk Gula Darah

Tak Hanya Segar, 4 Jenis Susu Ini Ramah untuk Gula Darah

Diah Afrilian - detikFood
Selasa, 31 Mar 2026 05:00 WIB
5 Manfaat Konsumsi Susu Almond, Susu Nabati yang Kaya Nutrisi
Foto: Getty Images/Kritchai Chaibangyang
Jakarta -

Sekilas tampak menyehatkan, ternyata setiap jenis susu punya kandungannya masing-masing. Ada beberapa jenis yang disebut lebih sehat untuk menjaga kadar gula darah.

Banyak orang menganggap semua jenis susu adalah pilihan sehat yang aman dikonsumsi setiap hari. Mulai dari menu sarapan maupun sebagai campuran untuk racikan kopi.

Ternyata tidak semua jenis susu bisa dianggap sehat sepenuhnya. Terutama ketika dikaitkan dengan efek konsumsinya terhadap kadar gula darah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perbedaan kandungan nutrisi dalam tiap jenis susu bisa memicu respons tubuh yang berbeda, bahkan dalam waktu yang relatif cepat setelah dikonsumsi. Tanpa disadari, kebiasaan kecil seperti memilih jenis susu tertentu bisa berdampak besar pada kesehatan jangka panjang.

ADVERTISEMENT

Berikut ini 4 jenis susu yang lebih sehat untuk gula darah dilansir dari Very Well, (27/2/2026):

Susu Nabati Makin Populer, Lebih Sehat Susu Almond, Oat, atau Kedelai?Susu kedelai dianggap ahli gizi lebih ramah untuk gula darah. Foto: Getty Images/alvarez

1. Susu Kedelai

Dalam peringkat yang disusun oleh ahli gizi, susu kedelai menempati posisi terbaik untuk menjaga gula darah tetap stabil. Hal ini karena kandungan proteinnya yang tinggi serta kadar karbohidrat yang relatif rendah.

Kombinasi ini membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam darah sehingga lonjakan gula bisa diminimalkan. Selain itu, beberapa jenis susu kedelai juga mengandung serat, yang semakin membantu mengontrol respons glukosa.

Namun, penting untuk memilih versi tanpa pemanis tambahan agar manfaatnya tetap optimal. Susu kedelai yang lebih disarankan adalah yang dibuat segar daripada yang dijual dalam kemasan.

2. Susu Almond

Susu almond menjadi pilihan berikutnya yang cukup aman untuk gula darah. Kandungan karbohidratnya sangat rendah, bahkan dalam beberapa produk tanpa pemanis, hampir tidak mengandung gula sama sekali.

Susu almond juga rendah protein, sehingga efek menahan lonjakan gula tidak sekuat susu kedelai. Susu jenis ini banyak disukai karena karakter rasanya yang khas, seperti aroma kacang panggang.

Susu almond juga bisa dikombinasikan ke dalam berbagai racikan minuman. Baik dikonsumsi secara segar tanpa campuran maupun yang kini populer diracik bersama kopi.

3. Susu Kambing

Susu kambing ternyata menjadi salah satu yang direkomendasikan juga. Kandungan nutrisinya cukup mirip dengan susu sapi, termasuk kadar protein yang baik.

Namun, susu kambing memiliki kandungan karbohidrat dan gula yang lebih tinggi dibanding susu nabati seperti almond atau kedelai. Akibatnya, susu ini masih bisa menyebabkan kenaikan gula darah yang lebih signifikan.

Walaupun begitu, efeknya terhadap gula darah tidak seburuk beberapa jenis lainnya. Bagi sebagian orang dengan kondisi kesehatan tertentu, susu kambing tetap bisa dikonsumsi tetapi perlu diperhatikan porsinya.

Pabrik Susu Palsu Digerebek, Ada Penggunaan Deterjen hingga Pupuk!Konsumsi susu sapi perlu asupan penyeimbang agar ramah untuk gula darah. Foto: Food NDTV

4. Susu Sapi

Susu sapi merupakan jenis susu paling populer dan banyak dijual di pasaran. Faktanya, di antara jenis susu yang telah disebutkan, susu sapi justru disimpan oleh ahli gizi pada peringkat terakhir.

Alasannya karena kandungan karbohidrat dan gula alaminya yang relatif tinggi. Dalam satu gelas susu sapi, terdapat sekitar 12 gram laktosa yang dapat memengaruhi kadar gula darah.

Meskipun susu sapi juga kaya protein dan nutrisi penting seperti kalsium, tetap saja kandungan gulanya dapat menyebabkan peningkatan glukosa. Tetapi efeknya dapat ditekan dengan tambahan konsumsi sumber lemak dan protein sehat.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Sambal Bajak, 'Teman' Menu Andalan"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads