Sekilas tampak menyehatkan, ternyata setiap jenis susu punya kandungannya masing-masing. Ada beberapa jenis yang disebut lebih sehat untuk menjaga kadar gula darah.
Banyak orang menganggap semua jenis susu adalah pilihan sehat yang aman dikonsumsi setiap hari. Mulai dari menu sarapan maupun sebagai campuran untuk racikan kopi.
Ternyata tidak semua jenis susu bisa dianggap sehat sepenuhnya. Terutama ketika dikaitkan dengan efek konsumsinya terhadap kadar gula darah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perbedaan kandungan nutrisi dalam tiap jenis susu bisa memicu respons tubuh yang berbeda, bahkan dalam waktu yang relatif cepat setelah dikonsumsi. Tanpa disadari, kebiasaan kecil seperti memilih jenis susu tertentu bisa berdampak besar pada kesehatan jangka panjang.
Berikut ini 4 jenis susu yang lebih sehat untuk gula darah dilansir dari Very Well, (27/2/2026):
Susu kedelai dianggap ahli gizi lebih ramah untuk gula darah. Foto: Getty Images/alvarez |
1. Susu Kedelai
Dalam peringkat yang disusun oleh ahli gizi, susu kedelai menempati posisi terbaik untuk menjaga gula darah tetap stabil. Hal ini karena kandungan proteinnya yang tinggi serta kadar karbohidrat yang relatif rendah.
Kombinasi ini membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam darah sehingga lonjakan gula bisa diminimalkan. Selain itu, beberapa jenis susu kedelai juga mengandung serat, yang semakin membantu mengontrol respons glukosa.
Namun, penting untuk memilih versi tanpa pemanis tambahan agar manfaatnya tetap optimal. Susu kedelai yang lebih disarankan adalah yang dibuat segar daripada yang dijual dalam kemasan.
2. Susu Almond
Susu almond menjadi pilihan berikutnya yang cukup aman untuk gula darah. Kandungan karbohidratnya sangat rendah, bahkan dalam beberapa produk tanpa pemanis, hampir tidak mengandung gula sama sekali.
Susu almond juga rendah protein, sehingga efek menahan lonjakan gula tidak sekuat susu kedelai. Susu jenis ini banyak disukai karena karakter rasanya yang khas, seperti aroma kacang panggang.
Susu almond juga bisa dikombinasikan ke dalam berbagai racikan minuman. Baik dikonsumsi secara segar tanpa campuran maupun yang kini populer diracik bersama kopi.
3. Susu Kambing
Susu kambing ternyata menjadi salah satu yang direkomendasikan juga. Kandungan nutrisinya cukup mirip dengan susu sapi, termasuk kadar protein yang baik.
Namun, susu kambing memiliki kandungan karbohidrat dan gula yang lebih tinggi dibanding susu nabati seperti almond atau kedelai. Akibatnya, susu ini masih bisa menyebabkan kenaikan gula darah yang lebih signifikan.
Walaupun begitu, efeknya terhadap gula darah tidak seburuk beberapa jenis lainnya. Bagi sebagian orang dengan kondisi kesehatan tertentu, susu kambing tetap bisa dikonsumsi tetapi perlu diperhatikan porsinya.
Konsumsi susu sapi perlu asupan penyeimbang agar ramah untuk gula darah. Foto: Food NDTV |
4. Susu Sapi
Susu sapi merupakan jenis susu paling populer dan banyak dijual di pasaran. Faktanya, di antara jenis susu yang telah disebutkan, susu sapi justru disimpan oleh ahli gizi pada peringkat terakhir.
Alasannya karena kandungan karbohidrat dan gula alaminya yang relatif tinggi. Dalam satu gelas susu sapi, terdapat sekitar 12 gram laktosa yang dapat memengaruhi kadar gula darah.
Meskipun susu sapi juga kaya protein dan nutrisi penting seperti kalsium, tetap saja kandungan gulanya dapat menyebabkan peningkatan glukosa. Tetapi efeknya dapat ditekan dengan tambahan konsumsi sumber lemak dan protein sehat.
Simak Video "Sambal Bajak, 'Teman' Menu Andalan"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN