5 Cara Mudah Atur Pola Makan Usai Libur Lebaran, Balik Sehat Lagi Yuk!

5 Cara Mudah Atur Pola Makan Usai Libur Lebaran, Balik Sehat Lagi Yuk!

Sonia Basoni - detikFood
Rabu, 25 Mar 2026 07:00 WIB
healthy eating and diet concept - natural rich in protein food on table
Foto: iStock
Jakarta -

Setelah masa libur Lebaran yang panjang, banyak orang merasa pola makan mereka berubah cukup drastis. Karena itu penting untuk kembali ke pola makan sehat dan seimbang.

Makanan tinggi lemak, penuh santan, tinggi kalori, camilan manis, hingga kebiasaan makan berlebihan saat libur Lebaran kerap membuat tubuh terasa lelah dan sulit kembali ke rutinitas sehat.

Para ahli gizi menegaskan bahwa kondisi ini wajar terjadi setelah periode hari raya atau liburan yang panjang, tetapi tetap perlu diatasi secara perlahan agar tidak berdampak pada kesehatan jangka panjang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari Forbes (24/03/2026), berikut 5 langkah mengatur kembali pola makan setelah Lebaran, berdasarkan rekomendasi para ahli gizi.

ADVERTISEMENT

1. Hindari diet ekstrem dan detoks berlebihan

Lose weight concept with person on a scale measuring kilogramsHindari diet ekstrem dan detoks berlebihan. Foto: Getty Images/adrian825

Ahli gizi Emilie Berry menjelaskan bahwa banyak orang merasa harus melakukan langkah ekstrem untuk memperbaiki pola makan setelah perayaan atau liburan panjang.Padahal menurutnya, diet ketat justru tidak sehat dan sulit dipertahankan.

Miranda Galati, ahli gizi sekaligus pendiri Real Life Nutritionist, juga mengingatkan bahwa diet ekstrem hanya akan memperburuk hubungan seseorang dengan makanan.

Emilie Berry menyarankan agar seseorang kembali ke rutinitas makan seperti biasa dan membangun kembali pola makan sehat secara bertahap. Cara ini dinilai lebih realistis dan tidak membuat tubuh mengalami tekanan berlebihan setelah periode makan yang tidak teratur.

2. Utamakan protein dan serat

healthy eating and diet concept - natural rich in protein food on table protein food on table Foto: iStock

Ahli gizi Miranda Galati menyarankan agar orang-orang kembali membangun pola makan seimbang dengan memprioritaskan asupan protein, serat, dan lemak sehat.

Sementara itu, Etosha Farmer, ahli gizi terdaftar yang berbasis di New York, menyebutkan bahwa asupan serat sekitar 25 hingga 30 gram per hari dapat membantu memperbaiki kondisi tubuh setelah liburan. Serat dapat diperoleh dari sayuran hijau, kacang-kacangan, hingga biji-bijian.

Menurut para ahli, kombinasi protein dan serat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama, sekaligus memperbaiki sistem pencernaan yang mungkin terganggu akibat pola makan berlebihan selama masa liburan.

3. Boleh konsumsi makanan favorit

Ahli gizi Emilie Berry menyebut bahwa memperbaiki pola makan tidak berarti seseorang harus berhenti total mengonsumsi makanan favorit.

Ia menyarankan agar seseorang tetap memilih satu makanan yang ingin dinikmati saat berkumpul atau makan di luar, lalu menyeimbangkannya dengan pilihan yang lebih sehat.

Miranda Galati turut merekomendasikan untuk menyimpan camilan favorit di freezer agar tetap bisa dinikmati sesekali setelah liburan berakhir. Menurutnya, tujuan utama memperbaiki pola makan bukan dengan melarang makanan tertentu, tetapi menemukan keseimbangan agar kebiasaan makan sehat dapat dijalani dalam jangka panjang tanpa rasa tertekan.

4. Perbanyak minum air dan kembali ke jadwal makan teratur

Close-up shot of woman relaxing taking a break drinking water while using laptop sitting at home office.Perbanyak minum air dan kembali ke jadwal makan teratur Foto: Getty Images/Jajah-sireenut



Ahli gizi Etosha Farmer menyarankan agar seseorang meningkatkan asupan air putih setelah pola makan tak teratur atau setelah liburan. Menurutnya, minum air yang cukup membantu tubuh memproses karbohidrat dengan lebih baik sekaligus mengurangi rasa kembung akibat kelebihan garam.

Sementara itu, Haylie Pomroy, ahli gizi dan penulis buku Cooking for a Fast Metabolism, menyarankan agar orang-orang tidak melewatkan sarapan.

Ia menekankan pentingnya makan dalam waktu 30 menit setelah bangun tidur agar tubuh tidak merasa terlalu lapar di kemudian hari. Kebiasaan makan teratur dinilai lebih efektif dibandingkan perubahan drastis yang sulit dipertahankan.

5. Perbanyak makanan segar dan kembali aktif bergerak

Terakhir, ahi gizi Etosha Farmer merekomendaiskan agar seseorang kembali fokus menu makanan alami seperti buah dan sayur, serta mengurangi makanan olahan yang tinggi gula, garam, dan lemak.

Ahli gizi Haylie Pomroy menambahkan bahwa sayuran seperti mentimun, seledri, dan paprika dapat membantu tubuh kembali lebih segar karena kaya serat.


Selain itu, penting agar orang-orang kembali aktif bergerak dengan olahraga ringan seperti berjalan kaki atau yoga. Menurut para ahli, langkah sederhana ini cukup efektif untuk membantu tubuh pulih setelah masa liburan tanpa harus melakukan perubahan yang terlalu berat.

Halaman 2 dari 2
(sob/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads