Banyak yang Coba Diet Kopi Campur Lemon, Benar Bisa Bakar Lemak?

Ngopi Yuk!

Banyak yang Coba Diet Kopi Campur Lemon, Benar Bisa Bakar Lemak?

Dita Aliccia Armadani - detikFood
Minggu, 15 Mar 2026 03:00 WIB
Coffee cup and beans on old kitchen table. Top view with copy space for your text. coffee bag and with sliced u200bu200blemons on wooden table. Black coffee beans.
Foto: Getty Images/iStockphoto/last19
Jakarta -

Tren minum kopi campur lemon belakangan ramai di media sosial sebagai minuman yang dapat membantu membakar lemak. Banyak orang percaya kombinasi dua bahan ini bisa mempercepat penurunan berat badan.

Melansir Health Shots (20/2), menurut ahli kesehatan, klaim tersebut belum terbukti secara ilmiah. Ahli Ayurveda dan kesehatan pencernaan Dimple Jangda menjelaskan bahwa tren ini lebih banyak didorong oleh hype dibandingkan bukti sains. Meski kopi dan lemon sama-sama memiliki manfaat kesehatan, tapi mencampurkannya tidak otomatis menciptakan minuman penurun berat badan.

Kopi mengandung kafein yang dapat meningkatkan metabolisme dan membantu oksidasi lemak. Sebuah studi tahun 2023 yang dipublikasikan di jurnal Clinical Nutrition juga mengaitkan konsumsi kopi dengan penurunan total lemak tubuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

alasan orang racik kopi pakai lemonIlustrasi kopi campur lemon. Foto: Getty Images/iStockphoto

Sementara lemon memiliki manfaat metabolik. Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Biochemistry and Nutrition tahun 2008 menunjukkan lemon dapat membantu menekan kenaikan berat badan dan penumpukan lemak tubuh. Meski begitu, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa mencampurkan kopi dan lemon dapat mempercepat penurunan berat badan.

Kopi dan lemon sama-sama bersifat asam. Jika dikonsumsi bersamaan, terutama saat perut kosong, kombinasi ini dapat menimbulkan beberapa masalah pencernaan seperti rasa panas atau perih di lambung, gangguan pencernaan atau diare, dan ketidaknyamanan pada perut.

ADVERTISEMENT

Jangda juga mengingatkan agar tidak mencampurkan lemon ke dalam kopi yang mengandung susu karena dapat memperparah gangguan pencernaan. Selain itu, lemon memiliki potensi tinggi menyebabkan erosi gigi.

Studi tahun 2015 yang dipublikasikan di PLOS One menunjukkan bahwa jus lemon memiliki tingkat erosi gigi lebih tinggi dibanding banyak minuman lainnya. Konsumsi rutin campuran kopi dan lemon dapat melemahkan enamel gigi seiring waktu, terutama pada orang dengan gigi sensitif.

alasan orang racik kopi pakai lemonIlustrasi kopi lemon. Foto: Getty Images/iStockphoto

Meski kombinasi keduanya tidak terbukti mempercepat penurunan berat badan, kopi dan lemon tetap memiliki manfaat kesehatan jika dikonsumsi secara terpisah.

Kopi mengandung antioksidan seperti asam klorogenik dan bahkan disebut sebagai salah satu sumber antioksidan terbesar di antara berbagai minuman. Lemon juga kaya vitamin C dan antioksidan dari kelompok citrus.

Vitamin C dalam lemon dapat membantu mendukung fungsi sistem imun. Selain itu, kandungan antioksidan pada kopi dan lemon juga dapat membantu melawan stres oksidatif dalam tubuh.

Penelitian tahun 2017 dalam jurnal Bioscience, Biotechnology, and Biochemistry juga menemukan bahwa kopi dapat membantu meningkatkan hidrasi kulit serta fungsi pelindung kulit. Karena itu, para ahli menyarankan untuk menikmati kopi dan lemon secara terpisah.

Minuman ini tidak bisa dijadikan jalan pintas untuk menurunkan berat badan, karena penurunan berat badan yang berkelanjutan tetap bergantung pada pola makan seimbang, aktivitas fisik, dan konsistensi gaya hidup sehat.




(raf/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads