Banyak yang Belum Tahu! 6 Sumber Protein Ini Jaga Otak Tetap Tajam

Banyak yang Belum Tahu! 6 Sumber Protein Ini Jaga Otak Tetap Tajam

Dita Aliccia Armadani - detikFood
Kamis, 05 Mar 2026 04:00 WIB
Boiled eggs
Foto: Getty Images/iStockphoto/YelenaYemchuk
Jakarta -

Menjaga ketajaman otak bisa dimulai dari pilihan sumber nutrisi yang tepat. Ketahui jenis sumber protein terbaik untuk mencegah risiko pikun dan demensia.

Protein bukan hanya penting untuk otot dan energi. Akan tetapi, jenis protein tertentu juga bisa membantu menjaga kesehatan otak dan menurunkan risiko demensia.

Bahkan ada pola diet MIND yang dirancang khusus para pakar kesehatan untuk menegah demensia. Beberapa makanan yang disarankan mendukung kesehatan otak karena kaya antioksidan dan asam lemak omega 3.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir dari HuffPost (25/02), berikut beberapa sumber protein yang direkomendasikan untuk dikonsumsi secara rutin.

1. Salmon

Para pakar kesehatan sepakat bahwa makanan laut, terutama ikan berlemak seperti salmon, tuna, trout, mackerel, dan sardin, termasuk pilihan terbaik.

Ikan-ikan ini kaya akan asam lemak omega-3 yang membantu menjaga kesehatan sel saraf dan mengurangi peradangan di otak. Selain itu, kandungan tersebut juga dapat membantu menghambat pembentukan plak amyloid yang menjadi salah satu tanda penyakit Alzheimer.

ADVERTISEMENT

2. Telur

Telur juga masuk dalam daftar sumber protein yang baik untuk otak. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang makan lebih dari satu telur per minggu memiliki risiko demensia 47 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi telur sama sekali.

Telur mengandung kolin, yaitu zat gizi yang membantu tubuh memproduksi asetilkolin atau senyawa penting untuk memori, perhatian, dan proses belajar.

3. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan disebut sebagai 'makanan otak' yang kuat. Selain mengandung protein nabati, kacang juga kaya serat dan antioksidan.

Asupan serat membantu menjaga kesehatan usus, yang ternyata berkaitan dengan kesehatan otak. Hubungan antara kesehatan usus dan penuaan kognitif kini semakin banyak dibahas dalam penelitian.

4. Kedelai

Produk berbahan dasar kedelai seperti tahu, tempe, edamame, dan susu kedelai juga direkomendasikan. Studi menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi kedelai memiliki risiko gangguan neurokognitif sekitar 14 persen lebih rendah dibandingkan yang tidak mengonsumsinya.

5. Kacang walnut

Kacang dan biji-bijian baik dikonsumsi secara rutin, terutama walnut. Walnut memiliki kandungan omega-3 paling tinggi di antara kacang-kacangan lainnya. Selain itu, kacang walnut juga mengandung polifenol dan vitamin E yang membantu menurunkan peradangan di otak.

6. Ayam

Sumber protein tanpa lemak seperti dada ayam juga dinilai bermanfaat bagi kesehatan otak. Ayam tidak hanya tinggi protein, tetapi juga mengandung kreatin yang berkaitan dengan dukungan terhadap fungsi kognitif dan memori.

Sebaliknya, para ahli menyarankan untuk membatasi konsumsi daging berlemak tinggi seperti daging sapi berlemak dan daging olahan ultra-proses. Pola makan tinggi lemak jenuh dari jenis makanan tersebut dapat meningkatkan risiko demensia jika dikonsumsi berlebihan.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Kuah Unik Soto Arab Betawi dan Pelepas Dahaga Glek & Go"
[Gambas:Video 20detik] (yms/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads