Jangan Stop Mendadak! Begini Tips Aman Kurangi Asupan Kopi saat Ramadan

Ngopi Yuk!

Jangan Stop Mendadak! Begini Tips Aman Kurangi Asupan Kopi saat Ramadan

Riska Fitria - detikFood
Sabtu, 28 Feb 2026 07:00 WIB
Manfaat Sehat Minum Kopi Hitam
Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Jangan langsung di-stop, ada cara aman mengurangi asupan kopi saat Ramadan agar terhindar dari sakit kepala, lemas, dan perubahan mood.

Saat Ramadan, banyak orang cemas harus berhenti minum kopi saat puasa. Perubahan mendadak ini kerap memicu sakit kepala, lelah, dan perubahan suasana hati.

Dokter menyarankan cara bertahap agar tubuh tidak kaget. Pengurangan kafein secara perlahan dinilai efektif mencegah gejala putus kopi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Asupan cairan yang cukup dan pola tidur teratur juga penting diperhatikan. Cara ini membantu tubuh tetap bugar dan fokus selama berpuasa.

Dikutip dari Gulf News (16/2) berikut penjelasan dokter:

1. Kurangi Konsumsi Kopi Secara Bertahap

Coffee cup and coffee beans on  gray background, Black coffee cup aromaticKurangi Konsumsi Kopi Secara Bertahap Foto: Getty Images/Narong KHUEANKAEW

Dr Nashwa Diab asal Uni Emirat Arab (UEA) menyarankan agar konsumsi kopi tidak dihentikan mendadak saat Ramadan tiba. Pengurangan sebaiknya dilakukan sejak 2 hingga 3 minggu sebelumnya.

ADVERTISEMENT

"Tubuh membutuhkan persiapan bertahap, terutama bagi yang rutin mengonsumsi kafein setiap hari," ujar dr Nashwa Diab.

Ia menegaskan, pengurangan sekitar 25% setiap 4-5 hari sangat dianjurkan.

Langkah ini membantu mencegah sakit kepala berat, lemas, serta gangguan konsentrasi. Tubuh pun lebih siap menghadapi perubahan pola makan dan minum selama puasa.

2. Ganti Kopi dengan Versi Lebih Ringan

Bagi pencinta kopi, transisi bisa dilakukan dengan mengganti kopi pekat ke kopi yang lebih ringan. Alternatif lain adalah menggunakan kopi rendah kafein atau campuran decaf.

"Kopi kuat bisa diganti dengan versi yang lebih ringan agar tubuh menyesuaikan diri secara perlahan," jelas dr Nashwa.

Cara ini membantu mengurangi ketergantungan tanpa menimbulkan efek drastis. Menghindari kopi di sore dan malam hari juga penting.

Hal ini membantu memperbaiki kualitas tidur serta menjaga energi selama berpuasa.

3. Perbanyak Minum Air Putih

Close-up shot of woman relaxing taking a break drinking water while using laptop sitting at home office.Perbanyak Minum Air Putih Foto: Getty Images/Jajah-sireenut

Asupan cairan yang cukup sangat penting saat mengurangi kafein. Dokter menganjurkan konsumsi air 2 hingga 2,5 liter per hari di luar waktu puasa.

"Menambah minum air membantu mencegah dehidrasi dan sakit kepala," kata dr Nashwa. Tubuh yang terhidrasi lebih siap menghadapi perubahan metabolisme.

Kebiasaan ini juga membantu menjaga fokus dan stamina, terutama bagi mereka yang terbiasa mengandalkan kopi sebagai sumber energi.

4. Lakukan Simulasi Puasa Tanpa Kopi

Dokter menyarankan simulasi puasa dengan menghindari kopi selama 6-8 jam di siang hari sebelum Ramadan. Langkah ini melatih tubuh agar terbiasa tanpa asupan kafein.

Simulasi ini membantu mengurangi kejutan saat hari pertama puasa. Tubuh pun lebih adaptif dan risiko sakit kepala bisa ditekan.

Pendekatan bertahap ini dinilai lebih efektif dibanding berhenti total secara tiba-tiba. Hasilnya, puasa jadi lebih nyaman dan minim gangguan.

5. Jaga Pola Hidup Seimbang

Selain mengurangi kopi, menerapkan pola hidup sehat juga penting. Aktivitas fisik ringan seperti berjalan 30 menit per hari bisa membantu menjaga energi.

Dr Ayat Saber, dokter spesialis penyakit dalam, menekankan pentingnya kesiapan mental dan emosional. "Perubahan mendadak dapat memicu kecemasan dan kelelahan," ujarnya.

Dengan persiapan yang matang, Ramadan bisa dijalani lebih tenang dan produktif. Puasa pun menjadi momen memperbaiki kebiasaan hidup, termasuk mengurangi ketergantungan pada kopi.

Halaman 2 dari 3


Simak Video "Martabak 'Low Sugar' dan Sruput Kopi di Pasar Alsut"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads