Kombinasi makanan kerap dianggap sepele padahal bisa bermanfaat untuk tubuh. Seperti kombinasi makanan sehat ini.
Menerapkan pola makan sehat tidak selalu menjamin tubuh memperoleh seluruh manfaat gizi dari makanan yang dikonsumsi.
Tantangan terbesarnya justru terletak pada kemampuan tubuh menyerap vitamin dan mineral secara optimal. Sebuah studi pada 2024 menunjukkan miliaran orang di dunia masih kekurangan mikronutrien penting, bukan karena pilihan makanannya buruk, melainkan karena zat gizi tersebut tidak terserap dengan baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi pencernaan yang kurang optimal hingga pola makan yang terlalu membatasi dapat menghambat proses ini. Padahal, cara mengombinasikan dan mengolah makanan berperan besar dalam menentukan seberapa banyak nutrisi yang benar-benar dimanfaatkan tubuh.
Kabar baiknya, pilihan pasangan makanan yang tepat dapat membantu memaksimalkan penyerapan gizi sehari-hari. Berikut daftarnya seperti yang dilansir dari AOL (04/02/2026).
1. Bawang putih dan daging merah
Bawang putih dan daging merah. Foto: Getty Images/omersukrugoksu |
Bawang putih selama ini dikenal sebagai bumbu dapur wajib, tetapi manfaatnya tidak berhenti pada penambah rasa.
Kombinasi bawang putih dan daging merah ternyata dapat membantu tubuh menyerap mineral penting dengan lebih optimal. Ahli gizi terdaftar dan Kepala Layanan Diet di Cleveland Clinic London, Bini Suresh, menjelaskan bahwa bawang putih mengandung senyawa sulfur yang dapat mendukung kerja enzim pencernaan serta penyerapan mineral, terutama zat besi dan seng.
Daging merah merupakan sumber zat besi yang penting untuk produksi energi dan fungsi tubuh secara keseluruhan. Dengan pencernaan yang lebih efisien, tubuh dapat memanfaatkan kandungan gizi dari daging secara maksimal. Kombinasi ini umum ditemui dalam berbagai hidangan rumahan, mulai dari semur, tumisan, hingga saus pasta berbahan dasar daging.
2. Jahe dan lemon
Jahe dan lemon. Foto: Getty Images/Valentyna Yeltsova |
Jahe dan lemon merupakan pasangan sederhana yang sering digunakan dalam minuman hangat maupun masakan. Di balik kesegarannya, kombinasi ini berperan penting dalam membantu penyerapan nutrisi.
Sejumlah studi menunjukkan jahe dapat meningkatkan penyerapan mikronutrien seperti zat besi, magnesium, dan seng. Sementara itu, lemon kaya vitamin C yang dikenal efektif meningkatkan penyerapan zat besi.
Menurut Bini Suresh, konsumsi jahe membantu melancarkan proses pencernaan dan mengurangi peradangan di saluran cerna, sehingga menciptakan kondisi yang ideal untuk penyerapan nutrisi. Kombinasi jahe dan lemon cocok dikonsumsi oleh orang yang kerap mengalami perut kembung atau pencernaan lambat. Selain sebagai teh, keduanya dapat digunakan sebagai saus salad atau bumbu marinasi.
3. Tomat dan lentil
Tomat. Foto: Getty Images/iStockphoto/Eduardo Mendez |
Tomat yang kaya vitamin C sangat efektif dikombinasikan dengan sumber zat besi nabati seperti lentil. Zat besi dari tumbuhan ini lebih sulit diserap tubuh dibandingkan zat besi dari hewan.
Dalam hal ini, vitamin C berperan penting. Bini Suresh menjelaskan bahwa vitamin C membantu mengubah zat besi nabati menjadi bentuk yang lebih mudah diserap tubuh.
Kombinasi tomat dan lentil menjadi pilihan ideal bagi mereka yang menjalani pola makan vegetarian atau berbasis nabati. Hidangan seperti sup lentil tomat, saus pasta, atau salad sederhana dapat membantu meningkatkan asupan zat besi tanpa perlu suplemen. Dengan pengolahan yang tepat, makanan nabati pun dapat memberikan manfaat gizi yang optimal.
4. Minyak zaitun dan sayuran hijau
Bayam. Foto: Getty Images/iStockphoto/Rahmah Hastuti |
Sayuran hijau seperti bayam dan kale mengandung berbagai vitamin penting, termasuk vitamin A, E, dan K. Namun, vitamin-vitamin tersebut bersifat larut lemak, sehingga membutuhkan asupan lemak agar dapat diserap tubuh dengan baik.
Menambahkan minyak zaitun dalam jumlah wajar menjadi solusi sederhana. Menurut Bini Suresh, lemak sehat seperti minyak zaitun dapat meningkatkan penyerapan vitamin larut lemak dan senyawa karotenoid seperti beta-karoten dan lutein.
Tanpa lemak, sebagian vitamin tersebut akan terbuang tanpa dimanfaatkan tubuh. Penggunaan minyak zaitun tidak harus berlebihan, cukup sedikit tambahan pada salad, sayuran panggang, atau saus pesto sudah cukup untuk membantu penyerapan nutrisi secara optimal.
5. Lada hitam dan kunyit
Lada hitam dan kunyit. Foto: Getty Images/iStockphoto/ThamKC |
Lada hitam dan kunyit dikenal luas dalam berbagai masakan Asia. Di balik aromanya yang khas, keduanya membentuk kombinasi yang sangat efektif dalam meningkatkan manfaat nutrisi. Kunyit mengandung kurkumin, senyawa alami yang memiliki sifat antiinflamasi, tetapi sulit diserap tubuh.
Lada hitam mengandung piperin, senyawa yang terbukti mampu meningkatkan penyerapan kurkumin secara signifikan. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa piperin membantu lebih banyak kurkumin masuk ke dalam aliran darah. Kombinasi ini umum digunakan dalam masakan kari, tumisan, hingga minuman kesehatan.
Dengan menambahkan sedikit lada hitam pada hidangan berbahan kunyit, manfaat kesehatan yang diperoleh tubuh bisa menjadi jauh lebih maksimal.
Simak Video "Bikin Laper: Sensasi Unik Bebek Goreng Isi Bumbu Jahe"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/adr)






KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN