Jatinegara tak hanya dikenal sebagai kawasan perdagangan di Jakarta Timur, tapi juga tempat kulineran. Di balik gang-gang kecil hingga deretan ruko lawasnya, terdapat banyak kuliner legendaris puluhan tahun.
Beberapa di antara tempat makan Jatinegara bahkan sudah berdiri sejak era 1940-an dan masih mempertahankan rasa menu yang sama hingga sekarang. Mulai dari nasi uduk ayam kampung, sate kambing, bakmi pasar, hingga toko roti jadul, semuanya menawarkan pengalaman kuliner yang sulit ditemukan di tempat lain.
Jika sedang mencari destinasi makan akhir pekan yang kaya sejarah sekaligus memanjakan lidah, deretan tempat makan legendaris di Jatinegara ini layak masuk daftar kunjungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut rekomendasi 7 tempat makan enak dan legendaris di Jatinegara:
1. Sate Keroncong
Sate Keroncong Sederhana Jatinegara Foto: Detikcom / Atiqa Rana |
Kalau sedang berburu kuliner legendaris di kawasan Jatinegara, Sate Sederhana Keroncong wajib masuk daftar. Warung yang berdiri sejak 1964 di Gang Lele, Matraman Raya ini terkenal dengan olahan kambingnya yang empuk dan minim aroma prengus.
Menu andalannya sate kambing dengan potongan daging besar yang dibakar dua kali menggunakan bumbu celup racikan rempah dan gula jawa.
Selain sate, ada gule kambing berkuah gurih yang dimasak lebih dari tiga jam serta tongseng kambing bercita rasa manis gurih yang kaya rempah. Meski berada di dalam gang, warung legendaris ini tetap ramai diburu pencinta kuliner kambing hingga sekarang.
2. Bakmi Lorong
Bakmi Lorong, kedai bakmi kecil di dalam Pasar Jatinegara yang sudah berjualan sejak 1970. Foto: detikFood |
Bakmi Lorong menjadi destinasi wajib bagi pencinta bakmi legendaris. Berada di lorong sempit Pasar Jatinegara, warung ini telah berjualan sejak 1970 dan tetap mempertahankan racikan khasnya hingga sekarang.
Menu yang tersedia cukup sederhana, seperti bakmi ayam, bihun ayam, dan kwetiau ayam. Keistimewaannya terletak pada kombinasi topping ayam asin, ayam kecap, dan tumisan jamur merang yang menghasilkan rasa gurih dan umami. Bakmi juga disajikan dengan minyak ayam harum yang menambah kelezatan setiap suapan.
Sebagai pelengkap tersedia pangsit yang renyah dan gurih. Dengan harga mulai Rp 25.000 per porsi, Bakmi Lorong menjadi pilihan makan siang legendaris yang patut dicoba saat akhir pekan.
3. Nasi Uduk dan Ayam Goreng Mat Lengket
Mat Lengket. Foto: Site Culinary/Visual |
Nama Ayam Goreng Mat Lengket sudah lama menjadi ikon kuliner Jatinegara. Warung sederhana yang berdiri sejak 1973 ini dikenal berkat sajian ayam goreng kampung dan nasi uduk khas Betawi yang selalu ramai pembeli.
Popularitasnya semakin meningkat setelah viral di media sosial dan pernah dikunjungi Presiden Joko Widodo. Ayam kampung di sini diungkep menggunakan bumbu kuning hingga meresap ke dalam daging, menghasilkan rasa gurih dan tekstur empuk.
Menu pelengkapnya beragam, mulai dari ati ampela, semur jengkol, hingga kulit ayam goreng. Dengan harga ayam goreng sekitar Rp 21.000 dan nasi uduk Rp 9.200, tempat ini cocok untuk sarapan maupun makan siang akhir pekan.
4. Ayam Goreng Ibu Haji
Ayam Goreng Bu Haji Jatinegara Foto: detikFood |
Berdiri sejak 1948, Ayam Goreng Ibu Haji menjadi salah satu kuliner tertua yang masih bertahan di kawasan Jatinegara. Meski sempat mengalami kebakaran pada 1998, rumah makan ini tetap eksis berkat resep turun-temurun yang dipertahankan hingga kini.
Menu andalannya berupa ayam kampung goreng dengan bumbu ungkep kuning yang meresap sempurna. Potongan ayamnya terkenal besar dengan tekstur daging yang tetap juicy. Sajian ini semakin nikmat disantap bersama sambal ulek merah dan sayur asem segar.
Selain ayam goreng, tersedia pula empal goreng berserundeng dan paru sapi goreng. Harga ayam gorengnya mulai Rp 23.000 per potong sehingga masih ramah di kantong.
5. Sate Kambing H. Giyo
Pencinta olahan kambing wajib mampir ke Sate Kambing H. Giyo yang sudah beroperasi sejak 1985. Tempat makan bergaya Solo ini menjadi salah satu tujuan kuliner favorit di Jatinegara berkat kualitas daging kambingnya yang konsisten.
Sate kambing di sini menggunakan potongan daging besar dengan baluran kecap dan racikan rempah khas. Meski ukurannya cukup tebal, tekstur dagingnya tetap empuk dan tidak alot. Selain sate, tersedia pula tengkleng, tongseng kambing, gule, hingga sop kambing yang kaya rempah.
Aroma kambing yang tidak menyengat membuat banyak pelanggan kembali datang. Harga satu porsi sate kambing dibanderol sekitar Rp 55.000.
6. Toko Roti Gelora
Toko Roti Gelora sudah berdiri sejak tahun 1950, usaha ini awalnya dirintis oleh orang tua dari Ridwan. Awalnya tempat yang bernama Gloria ini hanya memproduksi biskuit sejenis cookies, namun di era 70-an saat Ridwan mulai membantu usaha orang tua nya ini barulah memproduksi roti. Foto: Grandyos Zafna |
Di tengah permukiman padat Bali Mester, Jatinegara, terdapat Toko Roti Gelora yang menjadi saksi kejayaan bakery jadul Jakarta. Usianya sudah lebih dari 75 tahun dan hingga kini masih bertahan di lokasi yang sama.
Berbeda dari toko roti modern, tempat ini tersembunyi di dalam gang sehingga pengunjung harus jeli mencarinya. Meski sederhana, kualitas produk yang ditawarkan tetap terjaga. Menu andalannya berupa roti tawar yang dibuat dengan resep lama.
Selain itu tersedia roti manis, roti gandum, roti sobek, roti pisang, hingga butter cookies berbagai rasa. Harga produknya juga terjangkau, mulai dari Rp 15.000. Cocok dijadikan oleh-oleh setelah kulineran di Jatinegara.
7. Siomay Super Pak Aceng
Siomay Enak dan Legendaris di Jatinegara yang Wajib Dicoba! Foto: Site Culinary |
Siomay Super Pak Aceng menjadi salah satu jajanan kaki lima paling legendaris di Jatinegara. Berjualan sejak era 1980-an, siomay ini terkenal karena antreannya yang panjang dan penjualannya yang bisa mencapai ribuan butir dalam waktu singkat.
Lokasinya di kawasan Cipinang Raya dan mudah dikenali dari kerumunan pelanggan yang mengantre. Ukuran siomaynya besar dengan pilihan isian lengkap, mulai dari siomay ikan, tahu, kentang, pare, hingga kol gulung.
Semua disajikan dengan bumbu kacang kental, kecap manis, dan perasan jeruk nipis. Teksturnya kenyal dengan rasa gurih yang pas. Harga per buah sekitar Rp 4.000 sehingga cocok untuk camilan sore.
Simak Video "Rekomendasi 3 Menu Signature Nasi Uduk Ibu Sidar di Palmerah"
[Gambas:Video 20detik] (sob/adr)







KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN