Paduan beberapa makanan dengan susu tidak disarankan untuk kesehatan. Hindari konsumsi susu bersama makanan populer berikut.
Susu sering dianggap sebagai minuman yang menyehatkan, karena kaya kalsium, protein, dan vitamin yang mendukung pertumbuhan anak, kekuatan tulang, serta pemulihan tubuh. Namun, kombinasi tertentu justru bisa mengganggu pencernaan atau menciptakan ketidakseimbangan dalam tubuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut prinsip Ayurveda dan tradisi diet kuno di India, susu adalah makanan yang sensitif. Melansir Times of India (24/1), berikut 5 makanan yang sebaiknya tidak dikombinasikan dengan susu:
1. Buah (terutama buah asam)
Menggabungkannsusu dengan buah asam, seperti jeruk bukanlah kombinasi baik.Foto: Rachman_punyaFOTO |
Menggabungkan susu dengan buah, terutama buah asam seperti jeruk, lemon, nanas, atau stroberi, bisa memicu susu untuk menggumpal di dalam perut. Hal ini terjadi karena asam buah bereaksi dengan struktur protein susu yang lembut.
Reaksi tersebut dapat memperlambat pencernaan dan memicu kembung, gas, atau rasa berat setelah makan. Bahkan buah manis seperti pisang yang sering dijadikan smoothie bersama susu pun bisa memperlambat pencernaan dan meningkatkan produksi lendir.
2. Ikan
Ikan juga sebaiknya tidak dikonsumsi bersama susu. Foto: iStock |
Menurut tradisi diet kuno, campuran susu dan ikan harus dihindari karena kedua bahan ini memiliki energi yang bertolak belakang-susu bersifat dingin sementara ikan dianggap panas. Kombinasi ini dipercaya dapat mengganggu proses pencernaan dan keseimbangan darah jika dikonsumsi berulang. Di samping itu, kombinasi protein dari ikan dan susu bisa memberi beban tambahan bagi sistem pencernaan.
3. Makanan Asin
Makanan yang sangat asin cenderung meningkatkan panas dan keasaman dalam tubuh, sedangkan susu bersifat menenangkan dan mendinginkan. Saat keduanya dikonsumsi bersama, kedua efek ini bisa saling bertentangan dan mengganggu kerja enzim pencernaan, sehingga risiko fermentasi di usus meningkat.
Contoh kombinasi yang sering dilakukan adalah susu dengan camilan asin seperti keripik atau makanan berat dengan keju asin.
4. Makanan Asam
Makanan asam juga tidak bisa digabungkan dengan susu. Foto: Getty Images/fcafotodigital |
Sama halnya seperti buah asam, makanan lain yang bersifat asam, seperti acar, makanan dengan cuka, atau sayuran fermentasi dapat menyebabkan susu menggumpal secara tidak tepat di perut. Ini membuat tekstur susu berubah tajam dan berdampak pada proses pencernaan, menyebabkan rasa penuh, mual, atau berat di lambung.
5. Telur
Walaupun praktik sarapan modern sering mengombinasikan susu dan telur, tradisi diet kuno justru menganggap perilaku ini kurang ideal. Telur dan susu sama-sama tinggi nutrisi dan protein, tetapi sifatnya berbeda sehingga bila dikonsumsi bersama dapat menambah beban pencernaan, terutama bagi orang yang perutnya sensitif. Kombinasi ini bisa membuat rasa kenyang terasa berat dan pencernaan melambat.
Menurut pandangan tradisional, susu dianggap sebagai makanan yang membutuhkan kondisi pencernaan yang tenang dan stabil agar dapat diserap secara optimal. Oleh karena itu, banyak sistem diet kuno menganjurkan agar susu lebih baik dikonsumsi tanpa campuran bahan lain dan pada waktu tertentu seperti pagi atau malam hari.
(Dita Aliccia Armadani/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN