Kadar gula darah memang bakal naik setelah seseorang makan. Namun bagaimana jika minum kopi? Apakah kopi berpengaruh buruk pada kenaikan gula darah? Begini penjelasannya.
Ahli gizi Kathleen Benson, CSSD, CPT, RDN, mengungkap bila kadar gula darah seseorang secara alami meningkat sepanjang hari, terutama setelah makan. Sebab, karbohidrat yang masuk akan dipecah menjadi glukosa.
Pada orang dengan resistensi insulin atau diabetes, peningkatan ini mungkin lebih tinggi dan berlangsung lebih lama karena tubuh tidak bisa merespons insulin secara efisien.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlepas dari makanan, mungkin banyak juga yang bertanya-tanya apakah kopi yang diminum juga memengaruhi gula darah?
Untuk mengetahui pertanyaan tersebut, simak penjelasan berikut yang dibahas mendalam oleh para ahli, seperti dilansir dari eatingwell.com (23/12).
1. Cara kopi memengaruhi gula darah
Kopi dapat memengaruhi gula darah jika diminum dengan cara tidak tepat. Foto: Getty Images |
Menurut Manaker, minum kopi (kopi hitam tanpa tambahan apapun) biasanya tidak menyebabkan peningkatan gula darah secara signifikan. Namun akan berbeda ketika seseorang menambah sirup, gula, atau pemanis tertentu.
Penambahan bahan seperti itu dapat menyebabkan lonjakan kadar glukosa darah sementara.
Peningkatan gula darah ini terjadi lebih dramatis pada orang yang sensitif terhadap kafein sekalipun tidak menderita diabetes.
Alasan kopi bisa meningkatkan gula darah karena kafein di dalamnya memicu hormon yang memberitahu hati untuk melepaskan glukosa ekstra.
Namun ahli Benson menyebut ini tidak terjadi pada semua orang. Efeknya bergantung pada seberapa sensitif seseorang terhadap kafein dan berapa banyak kopi yang diminum.
2. Jenis pemanis memengaruhi dampak kopi pada gula darah
Racikan kopi yang diminum dapat memengaruhi efeknya dalam tubuh.
Sebuah studi terbaru yang disebut Eating Well menemukan beberapa cangkir kopi hitam yang diminum setiap hari dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2.
Namun hal tersebut tidak berlaku pada mereka yang minum kopi dengan tambahan gula atau pemanis buatan. Tambahan tersebut dapat meningkatkan kadar gula darah karena cepat diserap oleh tubuh.
Sebagai alternatif, ahli Benson merekomendasikan mengurangi gula secara bertahap. Bisa juga dengan mengganti pemanis buatan atau gula dengan stevia.
3. Krimer bisa memengaruhi lonjakan gula darah
Tambahan krimer bisa bikin kopi jadi berdampak buruk bagi peningkatan gula darah. Foto: Getty Images/iStockphoto/PJjaruwan |
Selain pemanis, tambahan krimer juga bisa memberi dampak negatif pada kenaikan gula darah.
Menurut ahli Benson, krimer manis terutama yang beraroma sering mengandung tambahan gula yang dapat meningkatkan kadar gula darah.
Bahkan menurutnya, krimer susu pun dapat sedikit meningkatkan kadar gula darah dalam jumlah besar akibat laktosa alami di dalamnya.
Langkah pencegahannya yaitu bisa dengan menggunakan 1 hingga 2 sendok makan krimer tanpa pemanis. Pilihan lain yaitu dengan menggantinya ke susu nabati tanpa pemanis.
4. Minum kopi saat perut kosong juga berdampak buruk
Waktu minum kopi juga sangat penting untuk diperhatikan. Jika tidak tepat, bisa berdampak buruk pada kadar gula darah.
Ahli Benson tidak menyarankan kopi diminum saat perut kosong. Sebab hal ini bisa menyebabkan peningkatan gula darah lebih tajam karena tidak ada protein, lemak, atau serat untuk meredam respons hormon stress.
"Jika Anda hanya minum kopi sendirian, Anda mungkin kehilangan manfaat protein dalam menstabilkan gula darah," ujar ahli Manaker.
Ahli Manaker menyarankan untuk minum kopi di pagi hari bersamaan dengan dua butir telur orak-arik, satu porsi greek yogurt, atau dengan semangkuk kecil keju cottage dan buah.
Penambahan protein ini bisa menstabilkan kadar glukosa setelah makan.
5. Sensitivitas kafein berpengaruh
Namun seseorang yang sensitif terhadap kopi bisa jadi mengalami peningkatan gula darah usai minum kopi. Foto: Getty Images |
Beberapa orang memang lebih sensitif terhadap kafein yang dapat meningkatkan hormon stress seperti kortisol untuk sementara dan menyebabkan kadar gula darah meningkat.
Jika memiliki kondisi seperti ini, disarankan untuk membatasi asupan kopi, khususnya kafein.
Ahli mengungkap asupan kafein dapat memperburuk peningkatan kadar glukosa darah. Oleh karena itu disarankan beralih ke kopi rendah atau tanpa kafein.
Jika sudah terlanjur dan sudah terkena dampaknya, hal ini bisa diredakan dengan minum banyak air putuh dan menghindari kafein saat stress.
Simak Video "Anjuran Kopi dan Teh Tak Dikonsumsi saat Sahur"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN