7 Cara Mudah Mengurangi Asupan Karbohidrat untuk Penderita Diabetes

ADVERTISEMENT

7 Cara Mudah Mengurangi Asupan Karbohidrat untuk Penderita Diabetes

Diah Afrilian - detikFood
Kamis, 05 Jan 2023 05:00 WIB
7 Cara Mudah Mengurangi Asupan Karbohidrat untuk Penderita Diabetes
Foto: Getty Images/iStockphoto/Kiwis
Jakarta -

Penderita diabetes begitu sensitif terhadap kalori karbohidrat. Agar tetap terkendali, tips mudah untuk mengurangi asupan karbohidrat ini bisa ditiru di rumah!

Bagi penderita diabetes kalori yang berasal dari karbohidrat adalah ancaman bagi kesehatannya. Kesulitan tubuh mnegelola gula darah menjadi membuat penderita diabetes sangat sensitif terhadap karbohidrat yang diterima.

Banyak yang tak memerhatikan juga bahwa asupan karbohidrat tak hanya datang dari sumber asupan seperti nasi atau kentang. Makanan manis dan minuman kemasan diungkapkan ahli juga mengandung kalori karbohidrat yang tersembunyi.

Tentunya kalori karbohidrat sekecil apapun wajib diperhatikan terutama bagi penderita diabetes. Agar tetap bisa mengendalikannya dengan mudah, tips yang direkomendasikan oleh ahli ini dapat ditiru dirumah.

Baca juga: Food Vlogger Ini Dihujat Netizen, Cara Makannya Dinilai Menjijikan

Berikut ini 7 tips mengendalikan asupan kalori bagi penderita diabetes menurut Healthline:

7 Cara Mudah Mengurangi Asupan Karbohidrat untuk Penderita DiabetesMinuman manis menjadi penyumbang kalori yang tersembunyi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Kiwis

1. Membatasi minuman manis

Banyak pemanis yang digunakan pada minuman kemasan mengandung fruktosa, laktosa, maltosa, sukrosa hingga glukosa yang tergolong ke dalam karbohidrat sederhana. Karbohidrat sederhana ini menjadi pemicu yang paling cepat untuk menaikkan gula darah.

Biasanya pada sekaleng soda dengan isi bersih 350 mililiter mengandung 35 gram karbohidrat yang berasal dari penggunaan pemanisnya. Konsumsi minuman manis kemasan serupa juga disebutkan ahli memiliki efek yang tinggi terhadap risiko diabetes tipe 2.

2. Mengurangi konsumsi roti

Walaupun dinilai sehat, nyatanya banyak roti yang menggunakan tepung olahan sebagai bahan dasarnya. Tentunya roti jenis tersebut tidak sama sehat dengan roti yang terbuat asli dari biji-bijian utuh seperti gandum.

Roti yang terbuat dari tepung olahan atau disebut juga roti putih memiliki kandungan mikronutrien dan serat yang lebih rendah. Ketika asupan serat rendah tetapi gula dan karbohidratnya tinggi maka makanan itu akan dengan cepat memicu lonjakan gula darah pada tubuh.

3. Batasi asupan jus buah

Tidak sama dengan buah-buahan segar yang utuh, tidak semua jus buah bisa dikategorikan ke dalam minuman sehat. Terutama pada jus buah kemasan biasanya akan ditambahkan pemanis seperti fruktosa.

Walaupun tetap memiliki kandungan vitamin dan mineral, tetapi jus buah kemasan tetapi digolongkan sama dengan minuman kemasan lainnya. Jika tetap ingin mengonsumsi jus buah sebaiknya membuat sendiri di rumah dengan menggunakan 100% buah murni.

Baca juga: Keren! Di 10 Restoran Ini Bisa Bersantap dengan Panorama Bawah Laut

Tips mengendalikan kalori bagi penderita diabetes lainnya ada di halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT