ADVERTISEMENT

Ngopi Yuk

5 Mitos tentang Minum Kopi Ini Jangan Dipercaya Lagi

Riska Fitria - detikFood
Kamis, 07 Jul 2022 08:00 WIB
Cara kerja kopi meningkatkan gairah seksual
Foto: iStock
Jakarta -

Ada banyak mitos tentang kopi yang masih dipercaya oleh masyarakat luas. Mulai dari kopi menyebabkan dehidrasi hingga sulit tidur. Ini faktanya.

Minum kopi kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Bahkan bagi sebagian orang, tak lengkap rasanya jika melewati pagi tanpa menyeruput secangkir kopi.

Kopi dikenal sebagai minuman menyehatkan karena mengandung kafein dan antioksidan dalam jumlah yang tinggi. Karenanya minum kopi dapat memberikan banyak manfaat untuk kesehatan.

Namun, beredar mitos-mitos yang berkaitan tentang khasiat dan efek minum kopi. Misalnya seperti kopi menyebabkan sulit tidur hingga menyebabkan dehidrasi.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut 5 mitos kopi yang faktanya adalah salah:

1. Penderita Diabetes Tidak Boleh Minum Kopi

Cara kerja kopi meningkatkan gairah seksualRutin minum kopi dapat mengurangi risiko seseorang terkena diabetes. Foto: iStock

Banyak orang yang beranggapan bahwa penderita diabetes dilarang minum kopi. Justru, rutin minum kopi dapat mengurangi risiko seseorang terkena diabetes.

"Risiko seseorang terkena diabetes tips 2 berkurang 7% per satu cangkir kopi per hari," ujar Roxana Ehsani, ahli gizi.

Menurut Roxana, minum kopi tanpa kafein memiliki efek pengurangan diabetes yang sama. Namun, hindari mencampurkan kopi dengan susu, sirup, krimer atau gula tambahan.

Baca Juga: Tips Bikin Kopi Enak dengan V60 dari Coffee Roaster

2. Kopi Instan Tidak Baik untuk Kesehatan

Beberapa orang percaya bahwa kopi instan tidak mengandung nutrisi. Itu disebabkan dari cara pengolahannya yang disebut-sebut bisa menghilangkan senyawa alami bermanfaat.

Faktanya, kopi instan juga dikemas dengan antioksidan, seperti yang disebutkan oleh ahliiziCarissa Galloway. Hanya saja kandungan antioksidannya tidak sebanyak kopi alami.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT