5 Fakta Diet Mikrobiom Untuk Bersihkan Usus Setelah Makan Banyak

Diah Afrilian - detikFood Kamis, 05 Mei 2022 05:00 WIB
woman with colorectal cancer concept on the pink backgorund Foto: Istock
Jakarta -

Godaan makan banyak saat lebaran paling sulit untuk ditolak. Setelah puas, kamu bisa terapkan diet mikrobiom ini untuk bersihkan pencernaan.

Lebaran identik dengan lauk pauk dan ketupat yang melimpah dan bisa ditemukan di setiap rumah yang disambangi untuk bersilaturahmi. Ketika datang ke rumah kerabat pastinya akan selalu disuguhkan makanan yang membuat sulit untuk menolaknya.

Selain ketupat dan lauk pauknya, ada juga hidangan kue kering hingga kue-kue manis lainnya yang tidak pernah gagal menarik perhatian. Tanpa sadar, banyak orang yang kemudian dibuat kalap dengan berbagai hidangan yang disuguhkan saat lebaran ini.

Beberapa orang juga mengaku menyesal setelah makan banyak. Tetapi tidak perlu khawatir lagi. Ada sebuah jenis diet yang disarankan oleh ahli kesehatan dan ahli gizi untuk diterapkan guna membersihkan usus dan saluran pencernaan.

Berikut ini 5 fakta diet mikrobiom untuk membersihkan pencernaan menurut Byrdie:

woman with colorectal cancer concept on the pink backgorundBertujuan meningkatkan bakteri dan mikrobiota pada usus, diet mikrobiom memaksimalkan fungsi usus untuk menjaga kesehatan. Foto: Istock

1. Pola diet yang ampuh untuk bersihkan usus

Diet mikrobiom tidak jauh berbeda dengan pola diet lainnya yang juga bermanfaat untuk menurunkan berat badan ketika sudah berlebih. Diet mikrobiom ini diciptakan oleh ahli gizi Raphael Kellman yang mengembangkan program diet ini berawal dari pengobatan yang diberikan untuk pasiennya.

Sebenarnya diet ini telah dipopulerkan sejak tahun 2014 lalu. Diet mikrobiom menkankan upaya pada membersihkan usus dan saluran pencernaan untuk membantu mnegurangi tumpukan bekas makanan yang sangat memengaruhi berat badan dan kesehatan.

Kellman juga percaya bahwa diet mikrobiom ini membantu tubuh untuk mengonsumsi makanan-makanan yang baik bahkan secara tidak langsung dapat membuat perasaan menjadi lebih bahagia. Nama mikrobiom untuk diet ini sendiri diambil dari usaha untuk meningkatkan bakteri dan mikroorganisme menguntungkan yang dapat membantu keseimbangan usus.

2. Tiga tahap penting diet mikrobiom

Berbeda dengan diet lainnya yang bisa dilakukan dengan cukup mudah, diet mikrobiom ini cukup berbeda. Untuk bisa melakukan diet mikrobiom ada tiga tahapan yang harus dilakukan. Tahapan pertamanya adalah dengan mengurangi, memilih dan mengganti bahan makanan yang berdampak buruk untuk tubuh.

Kemudian, menambahkan asupan makanan dan suplemen yang tepat untuk membantu perkembangan bakteri dan mikrobiota. Pada tahap ini disarankan untuk mengonsumsi makanan berbahan nabati atau setidaknya telur ayam selama sembilan hari berturut-turut untuk meningkatkan jumlah bakteri dan mikrobiota pada usus.

Tahap ketiga atau tahapan yang terakhir adalah melanjutkan gaya hidup sehat untuk menjaga kesehatan usus secara berkelanjutan. Turley, selaku ahli kesehatan, mengatakan bahwa pada tahapan ketiga ini setidaknya 70% kebiasaan sehat harus tetap dijaga dengan ketat.

Fakta diet mikrobiom untuk bersihkan pencernaan setelah lebaran lainnya ada di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com