Minum Teh Lebih Aman untuk Sistem Pencernaan Dibanding Kopi, Ini Kata Pakar

Diah Afrilian - detikFood
Kamis, 17 Mar 2022 05:00 WIB
Kopi dan Teh Diklaim Bisa Cegah Stroke dan Demensia, Segini Porsinya
Foto: Getty Images/iStockphoto/lechatnoir
Jakarta -

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan efek konsumsi teh yang ternyata lebih hebat dari kopi. Mengganti konsumsi kopi menjadi teh bahkan dikatakan baik untuk kesehatan usus.

Kopi dan teh merupakan minuman paling populer untuk dinikmati saat pagi hari atau waktu sarapan. Tetapi masih jadi perdebatan antara kopi dan teh, mana yang lebih baik untuk tubuh?

Memiliki komponen alaminya masing-masing, keduanya sebenarnya sama sehatnya tergantung pada kondisi tubuh penikmatnya. Baru-baru ini sebuah penelitian sederhana telah dilakukan oleh ahli untuk melihat perbandingan efek antara teh dan kopi.

Terutama pada teh yang memiliki banyak jenisnya, tentu dibutuhkan penelitian panjang untuk melihat manfaat kesehatannya pada tubuh. Beberapa ahli saluran pencernaan ini secara gamblang mengungkapkan hasil temuan mereka.

Baca juga: MUI Sebut Sake dan Mirin Tetap Haram Meski Hanya Digunakan Sedikit

Teh atau Kopi? Pilihan Minum di Pagi Hari Bisa Tunjukkan KepribadianmuSebuah penelitian terbaru menunjukkan perbedaan manfaat kopi dan teh terhadap tubuh. Foto: iStock

Mengutip melalui Well + Good (15/3), kandungan antiinflamasi dan komponen antioksidan pada teh dan kopi sebenarnya hampir sama manfaatnya untuk tubuh. Tetapi ada efek yang berbeda yang diberikan pada organ pencernaan terutama perut setelah minum teh dan kopi.

Perbedaan ini akan dirasakan pada perut karena efek kafein yang cenderung lebih berat terhadap saluran pencernaan. Kopi memiliki kadar kafein yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan teh. Tak heran kalau setelah minum kopi, seringkali kamu merasa mulas.

Menurut dr. Niket Sonpal selaku ahli pencernaan, ada beberapa jenis teh yang lebih ringan dan mudah diterima oleh perut saat pagi hari. Hal ini karena teh tersebut memiliki kadar kafein yang lebih rendah sehingga tidak mengganggu aktivitas usus di pagi hari.

"Saat kamu mendalami tentang teh hijau atau matcha, kamu akan lebih mudah untuk mengetahui dan mendapatkan manfaat sehatnya yang lebih banyak dibandingkan dengan kopi," kata dr. Sonpal.

Baca juga: Editor Buku Pelajaran Ini Banting Setir Jadi Pengantar Makanan, Ini Alasannya

Konsumsi Teh Hijau atau Kopi Setiap Hari Bisa Bikin Panjang UmurKonsumsi teh dinilai jauh lebih hebat manfaatnya untuk menjaga kesehatan otak hingga saluran pencernaan terutama usus. Foto: iStock

Teh hijau secara alami memiliki komponen antioksidan L-Theanine yang mana menurut penelitian memiliki komponen neuroprotective yang baik untuk menjaga sel-sel saraf. Selain itu konsumsi teh hijau juga baik untuk menurunkan risiko demensia yang meningkatkan kinerja ingatan pada otak.

Selain teh hijau atau matcha, ada juga teh jahe yang diungkapkan oleh dr. Sonpal memiliki kelebihan yang tinggi untuk meningkatkan kesehatan saluran pencernaan. Hal ini disebabkan oleh jahe yang memiliki efek melegakan pencernaan yang tersumbat hingga mengatasi gangguan perut bagian bawah.

Tidak hanya teh yang dijual dalam kemasan, dr. Sonpal mengungkapkan banyak jenis racikan teh alami yang sama khasiatnya bisa dibuat sendiri di rumah. Misalnya seperti mencampurkan jahe dan kunyit dan menyeduhnya dalam cangkir kemudian meminumnya selagi hangat.

Jahe dan kunyit yang sama-sama memiliki kandungan inflamasi ini akan semakin efektif untuk menenangkan usus yang nantinya akan bekerja seharian penuh untuk mencerna makanan. Selain mengonsumsi teh secara rutin, dr. Sonpal juga menyarankan untuk menambahkan makanan fermentasi pada setiap waktu makan jika ingin mendapatkan kesehatan pencernaan yang lebih tinggi lagi.

Baca juga: Minum 5 Teh Ini Bisa Bikin Tenang dan Bebas Stres, Rasanya Enak!



Simak Video "Warga Polewali Mandar Pesta Durian: Makan Sepuasnya Gratis!"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/adr)