Jangan Sering Dilewatkan, Ini 5 Alasan Penting Makan Sarapan 

Sonia Basoni - detikFood
Selasa, 15 Mar 2022 07:00 WIB
Young married couple in love eating breakfast in their bed. Good morning! Healthy breakfast in bed. Young beautiful love couple is having breakfast in bed.
Foto: Getty Images/iStockphoto/stefanamer
Jakarta -

Banyak alasan yang menyarankan pentingnya untuk sarapan di pagi hari. Mulai dari memperbaiki suasana hati hingga membuat tubuh lebih berenergi.

Sering disebut sebagai bagian makan yang paling penting, sarapan atau makan pagi ini sejak dulu disarankan oleh dokter dan ahli kesehatan untuk diterapkan.

Namun beberapa orang justru lebih memilih melewatkan sarapan, karena tidak memiliki waktu untuk makan. Atau tidak terbiasa makan di pagi hari.

Menurut situs Study Finds (14/03), sarapan menjadi waktu makan yang paling banyak dilewati orang meski fungsinya paling penting. Untuk itu, Study Finds menggabungkan beberapa hasil penelitian untuk mengungkap alasan mengapa sarapan sebaiknya tidak dilewatkan.


Baca Juga: 5 Menu Sarapan Sehat untuk Penderita Asam Lambung" selengkapnya


1. Berpengaruh pada Karir

Handsome man having breakfast eating cereals at home and smilingSarapan berpengaruh pada karir. Foto: Getty Images/iStockphoto/AaronAmat

Lewat salah satu survei yang dilakukan Terhadap 2,000 warga di Amerika. Ada satu studi yang menunjukkan bahwa karir seseorang bisa lebih bagus jika didukung dengan nutrisi yang seimbang di pagi hari. Studi ini membagi koresponden menjadi dua kelompok.

Satu kelompok merupakan mereka yang rajin sarapan, sementara kelompok lainnya jarang sarapan. Hasilnya menunjukkan, mereka yang rutin sarapan lebih banyak menerima promosi naij jabatan di tempat kerja. Bahkan angkanya sampai 65%. Dibandingkan mereka yang jarang sarapan.

Mereka juga memiliki kepuasan pada hidup yang lebih tinggi, dan lebih positif dalam menjalani hari-hari. Orang yang rajin sarapan memiliki energi lebih banyak di pagi hari, sehingga mereka lebih optimis.

2. Pentingnya Sarapan Lewat Hasil Penelitian

Banyak studi atau penelitian yang membandingkan hingga mendukung klaim bahwa pentingnya sarapan, bisa meningkatkan fokus hingga kesehatan pada tubuh.

"Banyak dari penelitian ini yang menyimpulkan bahwa jika orang melewatkan sarapan, tentunya akan mendapatkan efek yang buruk untuk kesehatan," ungkap Hultin.

Seperti pada penelitian yang diterbitkan di jurnal Obesity Research & Clinical Practice. Studi ini diterbitkan tahun 2020 lalu. Semua peneliti menyimpulkan bahwa jarang atau melewatkan sarapan bisa berkaitan dengan kenaikan berat badan hingga obesitas.

Hal ini disebabkan karena ketika orang tidak sarapan, perut mereka cenderung lebih lapar dan makan tidak teratur saat makan siang dan makan malam

"Sebenarnya ini memang pola yang sangat umum, bahwa jarang sarapan selalu dikaitkan dengan kenaikan berat badan," sambungnya.


3. Terhindar dari Penyakit dan Diabetes

Selain menambah berat badan, ada juga penelitian yang menjelaskan bahwa jarang sarapan bisa menjadi penyebab munculnya banyak penyakit. Menurut banyak penelitian, seperti studi yang diterbitkan pada jurnal Public Health Nutrition di tahun 2015 lalu.

Peneliti menyimpulkan bahwa orang-orang yang sering melewatkan sarapan, mengalami kenaikan risiko sekitar 21% terjangkit diabetes tipe 2. Mereka juga menyarankan bahwa dengan rajin sarapan bisa terhindar dari diabetes tipe dua.

"Begitu juga kaitannya dengan kesehatan mental. Banyak sekali penelitian yang mengaitkan bahwa jarang makan sarapan, bisa meningkatkan risiko aneh, seperti orang-orang bisa lebih merasa depresi dan stres," ungkap Samantha Cassetty, selaku ahli nutrisi di kota New York.

Meski begitu Samantha juga menjelaskan banyaknya kontradiksi antara satu studi sarapan dengan studi sarapan lainnya. Kadang kedua kesimpulan dari dua penelitian berbeda tentang sarapan, bisa sangat berbeda jauh.



Simak Video "Masak Masak: Menu Sarapan Omelet Sehat ala Richard Kyle"
[Gambas:Video 20detik]