ADVERTISEMENT

Apa Benar Roti Sourdough Lebih Sehat dari Roti Biasa? Ini Penjelasannya

Devi Setya - detikFood
Sabtu, 12 Mar 2022 06:00 WIB
Roti Sourdough
Foto: Getty Images/MEDITERRANEAN
Jakarta -

Roti sourdough menjadi tren beberapa negara saat pandemi Covid-19. Roti ini semakin populer karena diklaim lebih sehat dibandingkan roti biasa. Benarkah?

Pandemi Covid-19 membuat banyak orang hampir di seluruh dunia harus berdiam diri di rumah untuk menekan penyebaran virus Corona. Berbagai aktivitas pun dilakukan orang-orang demi mengusir rasa bosan. Termasuk salah satunya yakni belajar membuat roti sourdough.

Sourdough begitu istimewa karena proses pembuatannya unik. Bahkan ada komunitas khusus yang dibuat untuk berbagai informasi seputar tips dan trik membuat sourdough.

Dilansir dari Times of India (7/3) sourdough terbilang roti yang berhasil mencuri perhatian. Adalah Dipesh Dutt, seorang teknisi asal India yang meninggalkan pekerjaannya demi merawat sang ayah yang sakit. Ia justru kini terkenal sebagai salah satu pembuat sourdough terkenal di Amerika Serikat.

"Selama pandemi saya punya banyak waktu luang dan karenanya saya membRoti sourdough menjadi tren beberapa negara saat pandemi Covid-19. Roti ini semakin populer karena diklaim lebih sehat dibandingkan roti biasa. Benarkah?uat roti sendiri dan mengunggah di media sosial. Secara bertahap orang-orang mulai meminta saya untuk mengajari cara membuat kue dan akhirnya membuat komunitas Enthubakers," kata Dipesh Dutt.


Kini ia justru membuka toko roti yang terkenal. Produk andalannya adalah roti sourdough.

Seperti apa keunggulan sourdough dibandingkan roti biasa? Berikut penjelasannya:

1. Apa itu roti sourdough

Sourdough merupakan jenis roti yang dibuat dengan kombinasi tepung dan air. Dua bahan ini kemudian difermentasi selama beberapa hari sebelum akhirnya diolah menjadi roti.

Sourdough yang dalam bahasa Indonesia berarti adonan asam dibuat menggunakan starter atau ragi alami yang berasal dari campuran bakteri asam laktat, tepung dan air. Nantinya ragi ini yang akan diolah bersama bahan roti lainnya.

Sourdough berbeda dengan roti biasa karena bahan utamanya sederhana yakni hanya tepung, sedikit gula dan ragi starter. Sementara roti lainnya diolah menggunakan campuran minyak, gula bahkan bahan pengawet.

Roti SourdoughRoti Sourdough Foto: Getty Images/MEDITERRANEAN

2. Mengandung bakteri yang baik untuk kesehatan

Bukan hanya rasanya yang khas, roti sourdough juga merupakan pilihan roti yang sehat. Sourdough mengandung bakteri baik yang jika dikonsumsi akan membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Ketika sistem pencernaan sehat maka penyerapan nutrisi pun akan lebih baik. Sourdough juga mengandung protein yang lebih tinggi dibandingkan telur. Menyantap sourdough sebagai menu sarapan adalah pilihan tepat untuk menjaga kesehatan.

3. Bisa disimpan lama meskipun tanpa pengawet

Untuk membuat sourdough dibutuhkan waktu yang lama. Namun hal ini sebanding dengan masa simpan roti yang punya sensasi rasa asam ini.

"Memerlukan waktu 48 jam untuk membuat satu roti sourdough dan jika disimpan bisa bertahan hingga 10-12 hari, meskipun kami tidak menambahkan pengawet apa pun ke dalamnya, '' kata Dipesh. Roti sourdough memiliki asam asetat, yang secara alami mencegah timbulnya jamur.

Tips untuk menyimpan sourdough agar awet adalah dengan menaruhnya dalam wadah bersih kemudian simpan di tempat yang kering. Hindari menyimpan sourdough di tempat yang lembab atau terpapar sinar matahari langsung.



Simak Video "Sensasi Sajian Kelapa Muda yang Dibakar"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT