5 Menu Sarapan Pemicu Inflamasi yang Bisa Turunkan Imunitas

Diah Afrilian - detikFood
Selasa, 22 Feb 2022 08:00 WIB
Delicious homemade sourdough rye bread on a plate and milk. Homemade baking.
Foto: iStock
Jakarta -

Saat musim penyakit menjaga imunitas menjadi hal yang sangat penting. Lima menu sarapan pemicu inflamasi ini wajib dihindari agar imunitas tetap kuat.

Imunitas atau kekebalan tubuh adalah perlindungan utama yang dapat mencegah infeksi virus masuk ke dalam tubuh. Menjaga imunitas agar tetap kuat menjadi kunci utama untuk tetap sehat di tengah gempuran pandemi.

Imunitas tubuh ternyata juga dipengaruhi oleh makanan-makanan yang tepat dan bernutrisi baik. Konsumsi makanan yang tak cukup sehat diakui menjadi cara yang paling cepat untuk merusak pertahanan imunitas.

Menurut pemerhati gaya hidup di Amerika Serikat, inflamasi kronis yang disebabkan oleh gaya hidup dan pola makan yang tidak cukup sehat sangat membahayakan tubuh. Setidaknya ada lima menu sarapan yang wajib dipertimbangkan jika tak ingin memicu inflamasi dan mengganggu kekebalan tubuh.

Baca juga: 7 Pola Makan untuk Pasien Omicron Agar Cepat Pulih

Berikut ini 5 menu sarapan yang wajib dihindari karena memicu inflamasi menurut Eat This, Not That (19/2):

Chorong Apink Cuma Makan Sekotak Sereal dalam Sebulan Sebelum Debut.Sering dianggap bergizi, sarapan ternyata mengandung karbohidrat yang mudah dipecah dan gula yang tinggi. Foto: Instagram @mulgokizary , YouTube TV Chosun , iStock

1. Sereal

Menu sarapan berupa sereal menjadi kegemaran banyak orang bahkan dianggap sebagai hidangan sarapan yang penuh dengan kenangan masa kecil. Tetapi seiring beranjak dewasa, sereal bukan lagi menu sarapan yang cukup sehat untuk dikonsumsi secara rutin bagi orang dewasa.

Banyak kemasan sereal yang nyatanya justru mengandung karbohidrat sederhana dengan gula tambahan. Bagi orang dewasa sereal justru dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang dampaknya akan membuat gula darah tidak terkendali.

2. Pengganti makanan

Banyak makanan pengganti dan protein bar yang dianggap cukup sehat. Nyatanya makanan pengganti yang berupa minuman dan protein bar dipenuhi dengan karbohidrat yang sangat mudah dicerna dan gula yang tidak cukup membuat kenyang dalam waktu lama.

Lebih baik untuk membuat smoothie sendiri di rumah sehingga bahan-bahannya dapat dikendalikan dengan lebih baik. Menambahkan buah-buahan dan sayur-sayuran dapat menambahkan antioksidan yang secara spesifik dapat membantu menurunkan inflamasi.

Baca juga: Duh! Pelayan di Resto Salt Bae Hanya Dibayar Rp 290 Ribu/Jam



Simak Video "Pabrik Tahu Ini Diminati Para Pegowes untuk Sarapan"
[Gambas:Video 20detik]