7 Minyak Goreng Paling Sehat untuk Masak, Ini Daftarnya!

ADVERTISEMENT

7 Minyak Goreng Paling Sehat untuk Masak, Ini Daftarnya!

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Rabu, 08 Des 2021 07:00 WIB
7 Minyak Goreng Paling Sehat untuk Masak, Ini Daftarnya!
Foto: Getty Images/iStockphoto/kazoka30

3. Minyak alpukat

7 Minyak Goreng Paling Sehat untuk Masak, Ini Daftarnya!7 Minyak Goreng Paling Sehat untuk Masak, Ini Daftarnya! Foto: Getty Images/iStockphoto/kazoka30

Minyak alpukat kini tengah ngetren di kalangan rumah tangga di Amerika Serikat. Minyak ini disebut-sebut menyehatkan jantung karena tinggi kandungan lemak tak jenuh tunggal. Kelebihan lainnya, titik asap minyak ini cukup tinggi dan rasanya netral.

Minyak alpukat cocok dipakai untuk menggoreng makanan. Harganya memang sedikit lebih mahal dari minyak canola atau minyak sayur, namun banyak orang menyukainya sebagai alternatif minyak goreng sehat.

4. Minyak sayur

Minyak sayur sebenarnya tak jauh beda dari minyak canola. Biasanya dibuat dari campuran berbagai tumbuhan, termasuk kedelai dan canola. Sifatnya serba guna, diproses secara kimia, memiliki rasa netral, cukup murah, dan titik asapnya tinggi.

Semua karakteristik tersebut membuat minyak sayur paling cocok untuk menggoreng di temperatur tinggi. Jenis minyak inilah yang juga banyak dipakai oleh orang Indonesia untuk masak sehari-hari. Minyak sayur tidak disarankan untuk menumis atau dijadikan salad dressing.

5. Minyak kacang dan wijen

7 Minyak Goreng Paling Sehat untuk Masak, Ini Daftarnya!7 Minyak Goreng Paling Sehat untuk Masak, Ini Daftarnya! Foto: Getty Images/iStockphoto/kazoka30

Di pasaran kamu juga bisa menemukan minyak kacang tanah (peanut oil) dan minyak wijen (sesame oil). Keduanya punya karakteristik berbeda.

Minyak kacang kaya akan rasa, bahkan aromanya kacang sekali (nutty). Minyak ini punya titik asap yang tinggi sehingga bisa dipakai untuk menggoreng misalnya tempura dan menumis. Karakteristik minyak kacang mirip minyak sayur dan canola. Minyak ini juga diproses menggunakan bahan kimia dan rendah lemak jenuh.

Sementara minyak wijen, memberi aroma dan rasa yang khas juga. Rasanya yang kuat membuat minyak ini tidak perlu dipakai banyak-banyak di makanan. Titik rendah minyak ini rendah. Jangan memakainya untuk menggoreng, cukup menumis saja.

Saksikan juga: 'Cara Kaya Pelihara 'Tuyul' Kripto'

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT