5 Kesalahan Meracik yang Bikin Teh Jadi Minuman Tak Sehat

Diah Afrilian - detikFood
Senin, 06 Des 2021 05:00 WIB
jenis teh yang cocok dicampurkan gula dan susu
Foto: iStock
Jakarta -

Komponen aktif yang terkandung pada teh diklaim dapat memberikan manfaat kesehatan. Tetapi ada beberapa kesalahan yang harus dihindari agar manfaat sehat teh tak hilang.

Teh dikategorikan sebagai minuman sehat yang direkomendasi untuk dikonsumsi setiap hari. Manfaat sehat pada teh ini berasal dari kandungan komponen aktif yang begitu baik untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Mulai dari manfaat komponen antioksidan yang kaya hingga membantu menurunkan berat badan bisa didapatkan melalui konsumsi teh setiap hari. Ternyata walaupun dikatakan sehat sekalipun ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat meracik secangkir teh.

Kesalahan meracik teh ini ada pada penambahan bahan-bahan tertentu yang sebenarnya tak diperlukan dalam secangkir teh. Seringkali kesalahan-kesalahan ini dilakukan yang secara tak sadar membuat teh justru memberikan kalori yang tinggi dan manfaatnya berkurang.

Berikut ini 5 kesalahan meracik yang membuat teh jadi tak sehat menurut Eat This Not That:

Minuman Tanpa Gula, Apakah Sehat?Foto: Getty Images/iStockphoto

1. Terlalu Banyak Gula

Menambahkan gula dalam jumlah yang sedikit masih bisa dibilang aman dan diperbolehkan oleh ahli kesehatan. Sayangnya tak banyak yang mengetahui bahwa gula bisa masuk dalam berbagai bentuk dan jarang disadari.

Misalnya seperti penggunaan gula batu atau bahkan madu tetap dikategorikan sebagai konsumsi gula yang perlu diperhatikan. Menambahkan gula dan pemanis pada teh tidak berarti akan merusak komponen aktif yang baik di dalamnya. Hanya saja akan menambahkan kalori yang cukup berbahaya bagi tubuh.

Menambahkan gula di dalam teh dikatakan mampu membuat teh berubah menjadi kurang baik sangat cepat. Konsumsi teh dengan rasa asli tanpa penambahan bahan lainnya menjadi yang paling direkomendasikan oleh ahli.

Baca juga: Lagi Diet? 5 Teh Ini Ampuh Turunkan Berat Badan dengan Cepat

2. Pakai Pemanis Buatan

Untuk menghindari penambahan gula dalam secangkir teh, seringkali juga banyak yang melakukan 'alternatif' yang salah. Pemanis buatan dengan klaim rendah kalori dan lebih sehat banyak dipilih untuk menggantikan gula pasir yang lebih alami.

Faktanya pemanis buatan bahkan yang diklaim rendah kalori ataupun lebih sehat tidak lebih baik dibandingkan dengan gula alami. Selama bertahun-tahun penelitian yang dilakukan, para ilmuwan melihat adanya kenaikan risiko kesehatan jantung yang dipengaruhi oleh penggunaan pemanis buatan.

Badan Pengawasan Obat dan Makanan merekomendasi untuk tetap menjaga batas konsumsi pemanis. Tetapi jika memang membutuhkan minuman dengan rasa yang sangat manis sebaiknya tidak memilih pemanis buatan sebagai bahan campurannya.

3. Menambahkan Krim

jenis teh yang cocok dicampurkan gula dan susuFoto: iStock

Krim atau susu menjadi salah satu bahan tambahan yang paling populer ditambahkan ke dalam secangkir teh. Beberapa orang bahkan mengaku ketagihan menambahkan krim atau susu ke dalam teh karena dinilai membuat kekentalan teh menjadi sempurna.

Serupa dengan gula dan pemanis, penambahan susu atau krim ini perlu diperhatikan dna dibatasi konsumsinya. Tak banyak yang menyadari bahwa menambahkan teh atau susu sangat berdampak pada penambahan kalori yang ada di dalam secangkir teh.

Tidak ada peraturan yang melarang dengan ketat penambahan krim atau susu ke dalam teh. Hanya saja para ahli kesehatan menyarankan untuk menggunakan krim atau susu sesuai takaran dan tidak berlebihan agar tidak membuat kalori menumpuk di dalam cangkir teh.

Baca juga: Pasangan Ini Buktikan Makan di Nusr Et Steakhouse Turki Jauh Lebih Murah

4. Konsumsi Teh Kemasan

Minum minuman instan rasanya memang begitu nikmat dan sederhana. Tetapi minuman instan sebenarnya tidak memiliki kandungan yang sama dengan minuman segar yang dibuat secara alami. Hal ini juga berlaku pada teh kemasan.

Teh kemasan cenderung menggunakan banyak bahan kimia tambahan dan gula serta pemanis yang tak bisa dikendalikan dan diketahui jumlah pastinya. Salah satu cara yang paling aman sebelum menikmati teh kemasan adalah memeriksa label nutrisi yang tertera pada kemasan.

Sebenarnya konsumsi teh kemasan bukan hal yang paling direkomendasikan oleh ahli. Karena cukup banyak kandungan gula yang tersimpan di dalamnya yang dampaknya cukup buruk terhadap tubuh. Menyeduh teh secara segar di rumah adalah satu-satunya cara terbaik untuk menikmati teh.

5. Menyeduh Terlalu Banyak

kesalahan meracik teh yang bikin tidak sehatFoto: Getty Images/iStockphoto

Teh yang kental dan pekat banyak digemari orang. Rasanya yang kuat membuat teh yang kental dan pekat ini punya sensasi berbeda saat melewati dan memasuki mulut hingga tenggorokan.

Ternyata menyeduh teh secara berlebihan dikategorikan sebagai kesalahan fatal yang dilakukan seseorang saat minum teh. Teh mengandung komponen kafein yang asupannya perlu diperhatikan dna tak boleh dikonsumsi secara berlebihan dalam sekali minum.

Pada 236,8 militer teh diketahui mengandung 20 hingga 40 miligram kafein. Kandungan ini yang harus diperhatikan karena tanpa disadari konsumsi kafein melalui teh yang terlalu pekat akan meningkat tajam dna memberikan efek buruk yang bisa dialami di masa mendatang.

Baca juga: 5 Tips Diet Meisya Siregar yang Kian Bugar Usai Turun BB 26 Kg

(dfl/odi)