Ini Perbedaan Gula Alami dan Gula Tambahan, Mana yang Lebih Sehat?

Riska Fitria - detikFood Minggu, 28 Nov 2021 05:00 WIB
Ini Perbedaan Gula Alami dan Gula Tambahan, Mana yang Lebih Sehat? Foto: iStock
Jakarta -

Gula memiliki dua jenis, yaitu gula alami dan gula tambahan. Lantas apa yang membedakan keduanya dan manakah yang lebih sehat?

Rasanya yang manis, gula banyak disukai orang. Ketahuilah bahwa di balik rasanya yang manis tersebut gula bisa memberikan efek buruk pada kesehatan tubuh.

Seperti penyakit jantung, peradangan, diabetes, tekanan darah tinggi dan masih banyak lagi. Namun, tidak semua gula diciptakan sama.

Ada dua jenis gula, yaitu gula alami dan gula tambahan. Di antara keduanya terdapat banyak perbedaan, mulai dari asalnya, nutrisi dan efek kesehatannya.

Berikut perbedaan antara gula alami dan gula tambahan:

1. Apa Itu Gula Alami?

Ini Perbedaan Gula Alami dan Gula Tambahan, Mana yang Lebih Sehat?Ini Perbedaan Gula Alami dan Gula Tambahan, Mana yang Lebih Sehat? Foto: iStock

Sesuai dengan namanya, gula alami adalah gula yang ditemukan secara alami di dalam makanan. Gula alami memiliki dua bentuk, yakni fruktosa atau laktosa.

Fruktosa adalah gula yang berperan untuk memberi rasa manis pada buah-buahan dan beberapa sayuran. Sementara laktosa adalah gula yang ditemukan dalam susu atau produk susu, seperti yogurt.

Selain kedua bentuk gula alami itu, perlu diketahui bahwa karbohidrat dalam makanan apapun bahkan kompleks seperti biji-bijian, kacang-kacangan dan sayuran rendah karbohidrat juga akan dipecah menjadi gula dalam proses pencernaan di dalam tubuh. Kemudian gula tersebut akan diserap sebagai glukosa atau sumber energi.

Baca Juga: Minuman Teh Kemasan Berpotensi Haram, Ini Penjelasannya

2. Apa Itu Gula Tambahan?

Ini Perbedaan Gula Alami dan Gula Tambahan, Mana yang Lebih Sehat?Ini Perbedaan Gula Alami dan Gula Tambahan, Mana yang Lebih Sehat? Foto: iStock

Gula tambahan adalah gula yang ditambahkan ke dalam makanan selama pemrosesan, produksi atau memasak. Gula ini memiliki banyak jenis, seperti gula pasir, gula merah atau sirup jagung.

Ada juga gula tambahan seperti madu, sirup maple dan agave nektar. Gula tambahan dapat menyumbang kelebihan karbohidrat dan kalori tanpa memberikan nutrisi ke tubuh.

Baca Juga: Kenali 7 Tanda Tubuh Kelebihan Gula yang Sering Disepelekan

3. Mana yang Lebih Sehat?

Gula alami tentu saja yang lebih sehat dibandingkan dengan gula tambahan. Gula alami merupakan bagian penting dari diet sehat karena dikemas dengan nutrisi yang lengkap.

Mulai dari vitamin, mineral, serat dan protein. Selain itu, gula alami juga mengandung fitokimia untuk menangkal penyakit yang memberikan efek antioksidan.

Sementara makanan dan minuman yang mengandung gula tambahan biasanya kuran serat. Itu karena gula tambahan dapat dicerna dan diserap ke dalam aliran darah dengan cepat.

Kondisi tersebut menyebabkan lonjakan glukosa darah. Berbeda dengan gula alami yang proses diserapnya lambar sehingga tidak menyebabkan lonjakan glukosa darah.

Gula tambahan dilaporkan tidak perlu dalam pasukan makanan kita, karena tidak mengandung nutrisi, tetapi juga memiliki efek berbahaya bila dikonsumsi secara berlebihan.

Baca Juga: 12 Makanan Ini Ternyata Tinggi Gula, Waspadai Konsumsinya



Simak Video "Kreasi Liwetan Ala Chef Steby bersama ABC Sambal Nusantara"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com