Makan Putih Telur Mentah, Apakah Berbahaya untuk Kesehatan?

Yenny Mustika Sari - detikFood Senin, 11 Okt 2021 05:00 WIB
Penjelasan mengenai apakah aman mengonsumsi putih telur mentah. Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Banyak orang sering mengonsumsi telur mentah karena dipercaya dapat menyehatkan tubuh. Apakah mengonsumsi putih telur aman untuk kesehatan?

Telur, makanan bernutrisi tinggi yang banyak difavoritkan. Selain karena rasanya enak, telur juga memiliki harga yang terjangkau dan gampang diolah.

Salah satu kandungan nutrisi telur yang sangat dibutuhkan tubuh adalah protein. Dikutip dari USDA, dalam 100 gram telur ayam mengandung sekitar 13 gram protein. Kandungannya yang tinggi inilah membuat telur banyak dikonsumsi sebagai makanan diet.

Penjelasan mengenai apakah aman mengonsumsi putih telur mentah.Penjelasan mengenai apakah aman mengonsumsi putih telur mentah. Foto: Getty Images/iStockphoto

Baca Juga: Pernah Kerja di Amerika, Chef Ini Jualan Sushi di Pasar Lama

Biasanya para pelaku diet mengonsumsi telur rebus setiap harinya. Bahkan, ada yang mengonsumsi telur dalam kondisi masih mentah atau segar.

Dilansir dari Health Line (8/10), putih telur mengandung sumber protein pembentuk otot tubuh. Tak heran kalau sebagian orang percaya mengonsumsinya dalam kondisi mentah bisa memaksimalkan manfaatnya. Terutama untuk para atlet dan binaragawan.

Tak hanya para atlet, ada juga beberapa orang yang mengonsumsi telur mentah. Seperti menggunakan telur mentah yang telah dipasteurisasi dalam beberapa jenis resep, seperti untuk membuat saus hollandaise dan saus salad.

Penjelasan mengenai apakah aman mengonsumsi putih telur mentah.Penjelasan mengenai apakah aman mengonsumsi putih telur mentah. Foto: Getty Images/iStockphoto

Lantas, apakah aman mengonsumsi putih telur mentah? Sebenarnya, putih telur memiliki peran untuk memberikan nutrisi pada embrio ayam dan melindunginya dari bakteri yang berpotensi membahayakan. Salah satunya bakteri salmonella yang banyak ditemui pada telur mentah.

Baca Juga: 5 Tempat Ngopi Outdoor di Bintaro dengan Nuansa Bogor yang Sejuk

Telur dapat terpapar salmonella kapanpun, selama masa perkembangan telur maupun setelah disimpan. Bakteri salmonella ini dapat menembus hingga ke seluruh permukaan telur dan dapat bertahan dalam waktu lama.

Telur mentah atau setengah matang yang mengandung bakteri salmonella dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Gejalanya kerap muncul dari 6 jam hingga 6 hari setelah makan telur mentah atau setengah matang yang terkontaminasi. Gejala yang sering dialami berupa muntah, demam, diare, dan perut kram.

Oleh karenanya, lebih baik mengonsumsi telur matang daripada yang masih mentah atau setengah matang. Kalau ingin mengonsumsinya mentah, pilih putih telur yang telah dipasteurisasi.

Putih telur matang juga tak kalah bermanfaat, kandungan proteinnya juga masih tinggi. Selain itu, putih telur dapat dikonsumsi untuk menurunkan kadar kolesterol, meningkatkan pembentukan otot, mengontrol kadar gula darah, dan lainnya.

Baca Juga: 'Tetangga' Jokowi Ini Jualan Kerak Telor di Bogor



Simak Video "Masak Masak: Tips Bikin Telur Barendo "
[Gambas:Video 20detik]
(yms/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com