7 Mitos Madu yang Populer dan Dipercaya, Ini Fakta Sebenarnya

Sonia Basoni - detikFood Rabu, 15 Sep 2021 10:00 WIB
Honey with Honeycombs in a Jar Foto: Getty Images/StefaNikolic

3. Madu Tidak Bisa Dihangatkan

minum susu campur madu saat sahur baik bagi kesehatan. madu Foto: Getty Images/iStockphoto/dulezidar

Banyak orang percaya bahwa madu tidak boleh dihangatkan. Karena ketika madu tepapar suhu panas, akan menimbulkan toksin yang beracun dan berbahaya untuk tubuh.

Menurut situs Keeping Backyard Bees (14/09), ketika madu alami dihangatkan sebenarnya tidak akan merilis toksin atau racun berbahaya. Karena memang tidak ada kandungan kimia atau pengawet lainnya di dalam madu tersebut.

Namun hal ini tentunya tidak berlaku pada madu yang sudah dicampur dengan bahan-bahan pengawet hingga campuran lainnya. Penting untuk memastikan bahwa madu yang dibeli adalah madu natural tanpa tambahan apapun. Karena madu natural ini nutrisinya tidak akan hilang meski dihangatkan di dalam oven, atau dicampur jadi bahan makanan.

4. Madu Bikin Gemuk

Cropped shot of an unrecognizable woman struggling with weight issuesCropped shot of an unrecognizable woman struggling with weight issues Foto: Getty Images/katleho Seisa

Madu sering dihindari orang yang sedang menurunkan berat badan. Madu disebut bisa membuat berat badan naik atau bikin gemuk. Madu memang mengandung gula dan kalori yang cukup tinggi, sekitar 64 kalori per sendok.

Tapi jika disiasati, madu justru bisa membantu proses penurunan berat badan. Hal ini dijelaskan dalam 'Journal of American College of Nutrition', madu bisa membantu mengendalikan nafsu makan. Coba untuk mengonsumsi madu sebelum tidur, supaya tubuh mulai membakar lebih banyak lemak selama jam-jam awal tidur.

Rutin minum larutan air lemon hangat dengan madu sebelum sarapan, disebut bisa membantu menurunkan berat badan hingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Bikin Laper: Kepak Madu Buatan Pilot Rupawan"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com