5 Herbal untuk Meningkatkan Imunitas, Ada Sejak Zaman Nabi Muhammad SAW

Riska Fitria - detikFood Sabtu, 28 Agu 2021 07:00 WIB
5 Herba untuk Meningkatkan Imunitas, Ada Sejak Zaman Nabi Muhammad SAW Foto: iStock

3. Jahe

5 Herba untuk Meningkatkan Imunitas, Ada Sejak Zaman Nabi Muhammad SAW5 Herba untuk Meningkatkan Imunitas, Ada Sejak Zaman Nabi Muhammad SAW Foto: iStock

Sejak zaman Nabi Muhammad SAW hingga sekarang jahe dimanfaatkan sebagai cara meningkatkan imunitas tubuh. Khasiat jahe tersebut juga tertulis dalam Al-Qur'an surah Al Insan ayat 17 yang artinya:

"Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe," (QS: Al Insan: 17).

Rasulullah SAW menganggap jahe sebagai tumbuhan yang sangat penting karena memiliki banyak manfaat. Dalam sebuah hadits dari Abu Sa'id Al Khudri disebutkan:

"Raja Romawi pernah menghadiahkan kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam satu bejana berisi jahe. Beliau memberikan kepada setiap orang satu potong untuk dimakan dan aku juga mendapatkan satu potong untuk kumakan," (HR: Abu Nuaim).

Manfaat jahe juga dijelaskan oleh seorang tabib dan ahli kesehatan di awal masa Islam bernama Ibnu Masawih. Ia menyebutkan bahwa jahe dimanfaatkan sebagai obat gangguan kesehatan hati.

Selain itu juga dapat mengatasi masalah lambung, melancarkan sistem pencernaan, mensterilkan organ mulut dan sejak zaman Nabi Muhammad SAW dikenal sebagai obat demam.

Baca Juga: Perkuat Imun, Jahe Tertulis dalam Al-Qur'an sebagai Bahan Minuman Surga

4. Minyak Zaitun

5 Herba untuk Meningkatkan Imunitas, Ada Sejak Zaman Nabi Muhammad SAW5 Herba untuk Meningkatkan Imunitas, Ada Sejak Zaman Nabi Muhammad SAW Foto: iStock

Minyak zaitun merupakan salah satu herbal yang disunnahkan oleh Nabi Muhammad SAW untuk dikonsumsi. Minyak zaitun memiliki banyak khasiat kesehatan, salah satunya dikenal sebagai cara meningkatkan imunitas tubuh.

Khasiat minyak zaitun pun tercatat dalam Al-Qur'an dalam surah An-Nur ayat 35, yang artinya:

".. yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi, (yaitu) pohon Zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis),". (QS An-nur:35).

Disebutkan sebagai cara meningkatkan imunitas tubuh, itu karena minyak zaitun kaya akan asam oleat tak jenuh tunggal. Nutrisi itulah yang memiliki efek anti-inflamasi.

Lebih lanjut, minyak zaitun juga memiliki efek antimikroba yang berperan untuk menghambat atau membunuh bakteri berbahaya dalam tubuh.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com