5 Makanan Antiinflamasi Ini Bisa Cegah Badai Sitokin Makin Parah

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Selasa, 24 Agu 2021 17:00 WIB
Strawberry isolated on white background cutout Foto: iStock
Jakarta -

Makanan antiinflamasi bersifat melawan peradangan yang membahayakan tubuh. Konsumsinya bermanfaat untuk cegah berbagai penyakit, termasuk badai sitokin.

Inflamasi atau peradangan tidak selamanya membahayakan. Ada inflamasi baik atau akut yang merujuk pada kondisi tubuh dalam mempertahankan diri dari infeksi bakteri maupun virus.

Jenis inflamasi ini mereda dengan cepat, namun berbeda dengan inflamasi kronis yang bisa bertahan lama. Jenis inflamasi ini bisa membahayakan tubuh.

"Jika peradangan akut seperti api, maka peradangan kronis lebih seperti asap yang membara," kata Frank Hu dari Harvard T.H. Chan School of Public Health seperti dikutip dalam Washington Post (24/8/21).

Inflamasi kronis bersifat memperparah penyakit seperti diabetes tipe dua, penyakit jantung, kanker, Alzheimer, hingga Covid-19. Kondisi inflamasi kronis yang tak terkendali dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan dan organ tubuh.

Nikbin Meydani, peneliti di Tufts University menjelaskan adanya kaitan antara inflamasi dengan badai sitokin, kondisi medis yang sempat mengancam nyawa Deddy Corbuzier.

"Badai sitokin (kondisi dimana senyawa inflamasi menghancurkan jaringan sehat) menghasilkan gejala Covid-19 yang lebih parah dan meningkatkan risiko kematian. Ini adalah salah satu akibat dari inflamasi yang tidak terkendali," kata Meydani.

Guna mengatasinya, konsumsi makanan sehat dan tepat disebut peneliti bisa bantu mengurangi keparahan peradangan, termasuk kondisi yang mengarah pada badai sitokin.

Ada makanan yang tergolong makanan antiinflamasi. Makanan ini tinggi antioksidan dan mengandung senyawa yang menghambat pelepasan sitokin.

Berikut 5 makanan antiinflamasi yang bisa cegah keparahan penyakit, termasuk badai sitokin:

1. Sayuran hijau

Manfaat Bayam Bagi KesehatanFoto: Getty Images/iStockphoto

Sayuran hijau terkenal dengan segudang manfaatnya untuk kesehatan. Kamu bisa mengonsumsi bayam, kale, hingga brokoli secara rutin karena bersifat antiinflamasi.

Sayuran hijau mengandung antioksidan alami yang telah terbukti mampu mengurangi inflamasi pada tubuh. Selain itu, peneliti menemukan konsumsi sayuran hijau yang lebih banyak berkaitan dengan penurunan risiko mengalami beberapa jenis kanker.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Cukup Bayar Rp 2.000, Bisa Makan Sepuasnya di Warung Ini"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com