Terapkan 7 Pola Makan Sehat Ini untuk Atasi Insomnia

Diah Afrilian - detikFood Kamis, 12 Agu 2021 19:00 WIB
Ilustrasi seorang wanita yang tidak bisa tidur dan akhirnya tetap terjaga sampai pagi Foto: Thinkstock

3. Maksimalkan Asupan Magnesium

insomniaFoto: iStock

Magnesium merupakan mineral penting yang juga membantu meningkatkan kualitas tidur secara khusus. Menurut Journal of Research and Medical Science,
konsumsi suplemen magnesium sebanyak 500 miligram dapat mengatasi insomnia pada orang dewasa.

"Konsumsi lebih banyak magnesium. Tingkatkan konsumsi bahan makanan seperti biji-bijian, kacang-kacangan dan sayuran hijau untuk meningkatkan kualitas tidur. Kekurangan mineral ini bisa mencegah sinyal untuk tidur yang diberikan otak," kata Kayleen St. John selaku ahli nutrisi.

4. Ngemil Sebelum Tidur

Menikmati camilan bernutrisi dapat membantu untuk membuat tidur menjadi lebih cepat dan lelap. Hal ini disebabkan efek camilan ringan yang sehat mampu menyeimbangkan kadar gula darah yang membantu meningkatkan kualitas tidur.

"Saat gula darah rendah, atau terlalu tinggi, tubuh akan merasakan kecemasan yang akan mengganggu kualitas tidur malam," kata Lisa Hayim selaku ahli gizi terdaftar.

5. Minum Segelas Susu

Ilustrasi seorang wanita yang tidak bisa tidur dan akhirnya tetap terjaga sampai pagiFoto: Thinkstock

"Susu dapat membantu mengendalikan produksi melatonin yang berasal dari kandungan kalsium yang memiliki peran untuk meregulasi kadar melatonin dalam tubuh," kata Erin Palinski-Wade selaku penulis Belly Fat Diet for Dummies.

Uniknya susu yang diperah dari sapi pada malam hari justru terbukti punya efek yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas tidur menurut Journal of Medicine Food. Penelitian yang dilakukan pada tikus ini menunjukkan bahwa tikus yang mengonsumsi susu yang diperah saat malam lebih cepat tertidur dibandingkan yang mengonsumsi susu yang diperah di pagi hari.

6. Minimalisir Konsumsi Kafein

Sebagian besar orang, terutama usia dewasa, akan mengonsumsi setidaknya satu jenis minuman berkafein setiap hari. Saat dikonsumsi, kafein bertindak sebagai stimulan pada sistem tubuh.

Walaupun sebagian orang merasa tidak terganggu dengan konsumsi kafein, tetapi sebagian besar orang sangat terpengaruh dengan konsumsi kafein bahkan pada kadar yang sedikit. Pada penelitian yang telah dilakukan bahkan kafein, nikotin dan alkohol yang dikonsumsi empat jam sebelum tidur sangat berdampak merusak kualitas tidur.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Bikin Laper: Keseruan Ncess Nabati dan Angel Karamoy Ngemil Tutut"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com