Terapkan 7 Pola Makan Sehat Ini untuk Atasi Insomnia

Diah Afrilian - detikFood Kamis, 12 Agu 2021 19:00 WIB
Ilustrasi seorang wanita yang tidak bisa tidur dan akhirnya tetap terjaga sampai pagi Foto: Thinkstock
Jakarta -

Gangguan sulit tidur di malam hari atau insomnia banyak dialami orang. Tujuh pola makan sehat ini bisa diterapkan untuk atasi insomnia.

Insomnia atau gangguan berupa kesulitan untuk tidur di malam hari banyak dialami orang. Insomnia sendiri bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor. Mulai dari kesehatan fisik hingga kondisi mental seseorang.

Biasanya insomnia banyak terjadi pada orang dewasa. Gangguan kesulitan tidur ini paling sering disebabkan oleh kesehatan mental seperti kecemasan, stres, depresi serta faktor lainnya yang beragam.

Di pagi harinya, efek dari insomnia juga cukup mengganggu. Insomnia bisa menimbulkan efek seperti sakit kepala, kelelahan yang berlebih bahkan hingga gangguan pada pencernaan. Insomnia ternyata bisa diatasi dengan perbaikan pola makan menjadi lebih sehat.

Berikut ini 7 pola makan yang mampu atasi insomnia menurut Med Shadow:

insomniaFoto: thinkstock

1. Penuhi Kecukupan Vitamin B6

"Saat kita tertidur, kadar serotonin meningkat dan adrenalin menurun. Serotonin merupakan hormon relaksasi yang terbuat dari asam amino triptofan yang diaktivasi oleh vitamin B6," kata Mary Hartley selaku konsultan nutrisi.

Hal serupa juga telah terbuktikan melalui laporan pada efek pola makan pada kualitas tidur yang dipublikasi oleh jurnal Nutrition Research. Makanan tinggi vitamin B6 yang disarankan oleh para ahli ini berupa sereal terfortifikasi, kentang, ikan, ayam, pisang dan beragam jenis sayuran lain.

2. Makan Pisang

Pisang menjadi sumber magnesium, serotonin dan melatonin yang sangat baik. Mineral ini sangat penting dibutuhkan oleh neurotransmitter pada otak untuk membantu memperbaiki kualitas tidur di malam hari.

"Pisang membantu melawan insomnia dengan tiga cara hebat. Serotonin akan meregulasi kualitas tidur dan mood serta nafsu makan dan magnesium akan berfungsi menekan kortisol yang merupakan hormon pengganggu kualitas tidur," kata Erin Palinski-Wade selaku penulis Belly Fat Diet for Dummies.

Baca juga: Susah Tidur? 5 Minuman Ini Akan Bikin Tidur Lebih Nyenyak

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Bikin Laper: Ikan Bawal Sambal Dabu-dabu dalam Lumpang Batu"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com