Sereal untuk Diet, Efektifkah Menurunkan Berat Badan?

Novia Aisyah - detikFood Sabtu, 05 Jun 2021 05:00 WIB
7 Panduan Porsi yang Tepat dalam Mengonsumsi Sereal hingga Dada Ayam Foto: Getty Images/iStockphoto/shutter_m
Jakarta -

Sereal yang dikonsumsi untuk diet harus merupakan sereal yang rendah gula. Karena itu, sereal yang biasa dijual di pasaran dengan bentuk berwarna warni menarik, bukanlah pilihan tepat untuk diet.

Mengutip dari Healthline, sereal untuk sarapan yang sangat umum ditemukan adalah jenis sereal yang diproduksi dari gandum olahan, kemudian mendapat porses fortifikasi untuk menambahkan vitamin dan mineral di dalamnya. Sereal jenis ini tidak cocok untuk menu diet karena ada banyak tambahan gula di dalamnya.

Dengan mengkonsumsi sereal sarapan yang tinggi gula ini, kadar gula darah dan insulin akan meningkat tajam. Dalam beberapa jam kemudian, kadar gula darah kemungkinan akan turun dan tubuh kita akan membutuhkan karbohidrat.

Siklus tersebut, bisa membuat kita bisa makan berlebihan. Lantas, sereal jenis apa yang sesuai untuk diet?

Masih mengutip dari sumber yang sama, dibandingkan mengkonsumsi sereal sarapan yang biasa dijual di pasaran, ada alternatif lain yang bisa dicoba. Kamu bisa mengkonsumsi 6-7 sdm sereal yang rendah gula, seperti gandum utuh atau cornflakes tawar.

Padukan jenis sereal tersebut dengan 1/1-2/3 cup (120-180 ml) susu skim atau susu rendah lemak. Selain itu, sereal juga bisa dikonsumsi dengan campuran biji-bijian, buah-buahan dan sayuran.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah jenis sereal untuk diet yang cocok dikonsumsi sebagai menu sarapan yang direkomendasikan oleh dari Dr. Shikha Sharma yang dikutip dari Times of India:

1. Sereal Cornflake

Cornflake adalah jenis sereal yang tinggi karbohidrat, zat besi, dan vitamin B kompleks. Khususnya, cornflake cocok dikonsumsi saat musim hujan karena tubuh mulai menahan air karena tingginya kelembapan udara.

2. Sereal Wheat flake

Wheat flake merupakan modifikasi dari bubur gandum. Pilihlah wheat flake yang sudah difortifikasi dengan kalsium agar lebih bermanfaat untuk tubuh.

3. Sereal Oatmeal

Untuk yang menderita kolesterol dan diabetes, oatmeal adalah pilihan yang sesuai untuk sarapan. Oatmeal adalah makanan tinggi serat yang menstabilkan kadar gula darah dan menurunkan risiko orang yang rentan depresi.

4. Muesli

Muesli terdiri dari empat jenis gandum yang berbeda, raisin, serta kacang almond. Muesli akan semakin enak jika dikonsumsi bersama susu atau yoghurt.

Mengonsumsi sereal gandum juga bermanfaat untuk diet. Apa saja manfaatnya?


1. Menurunkan risiko kematian

Banyak mengkonsumsi gandum utuh dapat meningkatkan kualitas kesehatan dan menurunkan risiko kematian dari berbagai faktor penyakit.

2. Meminimalisir risiko serangan jantung

Mengkonsumsi 28 gram gandum utuh per hari dapat menurunkan risiko kematian akibat serangan jantung sebanyak 14 persen lebih rendah.

3. Membantu mempertahankan berat badan ideal

Serat dalam gandum utuh akan membantu pencernaan yang lebih lancar dan sehat serta menjaga berat badan tetap ideal.

Jika ditanya apakah sereal cocok untuk diet, jawabannya adalah bisa asalkan tetap memenuhi kaidah gizi seimbang. Dimana sereal rendah gula dapat menggantikan jenis karbohidrat seperti nasi ataupun mi. Konsumsi sereal dengan beberapa campuran buah atau biji-bijian untuk menambah serat sehingga kamu dapat merasa kenyang lebih lama.



Simak Video "Lagi Diet? Bisa Konsumsi Nasi Shirataki yang Rendah Kalori"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com