Ini Cara Ampuh Atasi Efek Buruk Berhenti Minum Kopi di Bulan Puasa

Diah Afrilian - detikFood Jumat, 16 Apr 2021 11:30 WIB
Ini Cara Ampuh Atasi Efek Buruk Berhenti Minum Kopi di Bulan Puasa Foto: iStock
Jakarta -

Berhenti minum kopi seringkali menimbulkan gejala sakit kepala, gemetar, hingga kecemasan berlebih. Ternyata begini cara mengatasi gejalanya saat berhenti minum kopi di bulan ramadan.

Bagi sebagian orang kopi sudah menjadi minuman yang harus dikonsumsi di pagi hari. Kandungan kafeinnya yang tinggi ketika masuk ke dalam tubuh akan berubah menjadi stimulan untuk memproduksi energi secara instan.

Tetapi ketika memasuki bulan ramadan, praktik minum kopi harus disesuaikan, terutama pada Muslim yang menjalankan ibadah puasa. Salah-salah, bukan menjadi stimulan kopi justru efek minum kopi akan mengganggu tubuh saat berpuasa.

Menyesuaikan atau bahkan berhenti minum kopi mungkin akan sulit bagi mereka yang sudah terbiasa untuk minum kopi setiap hari. Namun, untuk mengatasi gejalanya juga ada cara yang bisa dilakukan.

Dilansir melalui Mashed (13/4), berhenti minum kopi dapat menimbulkan gejala seperti gemetar, sakit kepala, pusing dalam waktu yang cukup panjang, gangguan kecemasan bahkan hingga depresi. Gejala-gejala ini merupakan efek yang disebabkan oleh berkurangnya asupan kafein secara drastis yang diterima oleh tubuh.

Ini Cara Ampuh Atasi Efek Buruk Berhenti Minum Kopi di Bulan PuasaIni Cara Ampuh Atasi Efek Buruk Berhenti Minum Kopi di Bulan Puasa Foto: iStock

Tetapi mengurangi konsumsi kafein di bulan ramadan, terutama saat menjalankan ibadah puasa, menjadi suatu hal yang harus diperhatikan untuk kenyamanan saat berpuasa. Kopi memiliki sifat diuretik yang dapat memicu dehidrasi. Tentunya efek ini sangat berbahaya bagi orang-orang yang menjalankan ibadah puasa.

Baca juga: 3 Tips Sehat Minum Kopi Saat Menjalani Ibadah Puasa

Nazima Qureshi, seorang ahli gizi Muslim, merekomendasikan untuk mulai menurunkan konsumsi kopi sebelum memasuki ramadan, Muslim yang sering meminum kopi harus mulai menyesuaikan konsumsi kopinya dari jauh-jauh hari. Hal ini bertujuan agar tubuh memiliki waktu untuk beradaptasi sebelum benar-benar akan kehilangan kopi selama sebulan penuh.

Cara yang bisa dilakukan seperti mengganti asupan kopi dengan minum 2-3 cangkir minuman tanpa kafein dalam sehari. Misalnya minuman seperti air lemon atau menggantinya dengan teh.

Menurut Qureshi, cara ini dapat membantu menjaga kebiasaan minum minuman hangat selain kopi. Selain itu, cara tersebut juga dapat membantu menghindari beberapa gejala yang menimbulkan rasa tidak nyaman seperti gemetar dan sakit kepala.

Cara lain yang lebih sederhana juga bisa dilakukan. Salah satunya dengan konsumsi banyak air putih saat berbuka, malam hari dan sahur untuk meminimalisir gejala yang dirasakan dari berhenti minum kopi.

Ini Cara Ampuh Atasi Efek Buruk Berhenti Minum Kopi di Bulan PuasaIni Cara Ampuh Atasi Efek Buruk Berhenti Minum Kopi di Bulan Puasa Foto: iStock

Gejala-gejala dari efek berhenti minum kopi ini memang banyak dialami oleh orang-orang yang terbiasa untuk minum kopi setiap hari, tetapi terpaksa harus berhenti minum kopi. Lainnya, Qureshi juga menambahkan bahwa penggunaan essential oil juga dapat membantu untuk menenangkan tubuh dari efek yang timbul akibat berhenti minum kopi yang dirasakan.

Memerhatikan kecukupan waktu tidur juga penting untuk mencegah efek tersebut semakin memburuk. Kurangnya waktu istirahat untuk tubuh di malam hari juga akan memberikan tekanan tambahan untuk tubuh bekerja semakin keras sehingga gejala yang dirasakan akan sulit diatasi atau justru semakin memburuk.

Baca juga: 3 Cara Mudah Berhenti Minum Kopi untuk Kamu yang Kecanduan



Simak Video "Masak Masak: Resep Pancake Pisang Saus Karamel"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/adr)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com