Ini Waktu Makan Siang Terbaik untuk Kamu yang Lagi 'Work From Home'

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Jumat, 12 Mar 2021 11:30 WIB
makanan selama wfh Foto: iStock
Jakarta -

Saat kerja dari rumah alias work from home (WFH), kamu tetap harus memperhatikan kesehatan dan waktu makan. Untuk makan siang, ini waktu terbaik yang disarankan pakar.

WFH kini jadi rutinitas para pegawai kantoran sejak pandemi Covid-19 melanda. Sayangnya saat di rumah, sering kali waktu makan jadi tidak terkontrol.

Banyak orang akhirnya melewatkan sarapan atau makan siang karena terlalu sibuk bekerja atau meeting. Padahal waktu makan sebaiknya tetap teratur demi menunjang kesehatan dan produktivitas kerja.

Lantas adakah waktu makan siang terbaik untuk mereka yang sedang WFH?

Dikutip dari Huffington Post UK (12/3), Gerard Mullin selaku ahli gastroenterologi dan profesor kedokteran di Johns Hopkins School of Medicine memberi pandangannya.

Ia mengatakan waktu makan siang terbaik berbeda tiap orang, tergantung kebutuhan kalori, selera makan, dan seberapa banyak seseorang bergerak.

Penulis buku "The Gut Balance Revolution" ini juga mengatakan kebiasaan dan jadwal WFH seseorang juga berpengaruh dalam menentukan waktu makan terbaiknya.

Mullin mengatakan saat WFH, seseorang mungkin duduk lebih lama, jadwalnya jadi lebih padat, dan mungkin malah lebih stress dari biasanya. Semua hal ini mempengaruhi kesehatan dan proses pencernaan secara keseluruhan.

Hal di atas juga bisa membuat seseorang makan lebih banyak saat WFH, lebih gampang lelah, tidak nyaman, dan bahkan sulit fokus. Karenanya penting mengatur waktu makan agar tingkat energi dan fokus juga tetap terjaga.

Kenali tanda lapar

Ilustrasi WFHIni Waktu Makan Siang Terbaik untuk Kamu yang Lagi 'Work From Home' Foto: Shutterstock

Ahli gizi Rahaf Al Bochi mengatakan, "Memiliki waktu makan teratur sangatlah penting. Walaupun hal itu tetap butuh diimbangi dengan kemampuan Anda dalam mengenali tanda lapar yang diberikan tubuh," katanya. Tanda lapar bisa berbeda antarorang.

Beberapa di antaranya adalah energi yang menurun, sakit kepala, perut keroncongan, suasana hati memburuk, atau perut terasa kosong.

Ahli gizi Alyssa Pike merekomendasikan membuat skala 1-10 dimana 1 merujuk pada kondisi sangat lapar dan 10 berarti kenyang. Gunakan skala ini sebelum dan setelah makan untuk mengidentifikasi kapan, seberapa sering, dan seberapa banyak makanan yang harus dikonsumsi.

"Idealnya kamu makan saat berada dalam kondisi nomor 4 (sedikit lapar) dan berhenti di nomor 6 (puas)," ujarnya.

Jadi kapan waktu makan siang terbaik?

Perlu diketahui, waktu makan pertama idealnya antara 30-60 menit setelah bangun tidur. Hal ini bermanfaat untuk mengisi bahan bakar tubuh.

Mullin mengatakan saat perut sudah terasa setengah penuh, kamu perlu menyadari bahwa makanan baru akan tercerna sempurna dalam 4 jam.

Karenanya makan siang bisa kamu lahap 3-5 jam setelah sarapan. "Namun, ini hanyalah panduan, dan sangat penting untuk tetap memperhatikan kondisi tubuh dan tanda lapar," ujar Al Bochi.

Supaya di antara waktu makan siang menuju makan malam kamu tidak merasa terlalu lapar, konsumsilah banyak protein dan serat saat sarapan. Al Bochi juga merekomendasikan konsumsi sumber probiotik seperti yogurt untuk meningkatkan suasana hati, kesehatan mental, dan aktivitas otak.

Baca Juga: 5 Tips Untuk Jaga Asupan Nutrisi Agar Tetap Bugar Selama WFH

Jangan memberi jeda terlalu lama antarwaktu makan

makanan selama wfhIni Waktu Makan Siang Terbaik untuk Kamu yang Lagi 'Work From Home' Foto: iStock

Mullin mengatakan memberi jeda waktu makan layaknya jalani diet intermittent fasting (IF) tidak selamanya bagus untuk tiap orang. Ia mengatakan kebanyakan orang butuh makan teratur sepanjang hari untuk mempertahankan energinya.

Al Bochi menjelaskan saat seseorang membiarkan dirinya tidak makan dalam waktu lama atau melewatkan makan, kadar glukosanya akan menurun. Begitupun dengan kadar energi dan konsentrasi.

"Kemudian saat kamu makan lagi, kamu mungkin akan sangat lapar dan (malah) makan berlebihan," katanya. Kondisi ini juga membuat seseorang kemungkinan besar memilih makan makanan yang tidak sehat.

Di sisi lain, kebanyakan makan dalam sekali waktu juga bisa membuat kamu super kenyang yang pada akhirnya membuat tubuh tidak nyaman. Bukan tidak mungkin kamu malah alami gangguan pencernaan dan refluks lambung yang bisa menghambat proses kerja.

Jenis makanan untuk makan siang

Ada makanan terbaik dan terburuk untuk makan siang. Hindari makanan tinggi karbohidrat agar kadar glukosa tidak melonjak tajam dalam waktu singkat.

Hindari juga makanan tinggi lemak karena memang bisa memasok energi dengan cepat, namun membuat sistem pencernaan bekerja lebih keras.

Sebaiknya, pilihlah makanan yang bisa mempertahankan kadar energi seperti banyak buah dan sayur. Konsumsi juga protein rendah lemak dan sumber lemak sehat untuk meningkatkan fungsi otak.

Boleh makan camilan

5 Alasan Makan Apel Bagus untuk Diet, Efektif Turunkan Berat Badan!Ini Waktu Makan Siang Terbaik untuk Kamu yang Lagi 'Work From Home' Foto: Getty Images/Eva-Katalin

Di jeda antara sarapan dan makan siang, ketika kamu merasa lapar, boleh makan camilan. Tapi pilihlah camilan yang sehat.

"Pilih camilan yang mengandung protein dan lemak sehat untuk menyeimbangkan gula darah dan membuat kamu puas dan kenyang," kata Al Bochi. Apel dan selai kacang, keju dan biskuit, hummus dan sayuran, serta kacang-kacangan dan buah-buahan kering adalah beberapa contohnya.

Pike juga menambahkan camilan juga bisa dikonsumsi diantara waktu makan siang menuju makan malam. "Tak ada salahnya terkadang menikmati camilan yang membuat kamu bahagia dan memecah kebosanan dari hari kerja yang panjang ketika WFH," pungkas Pike.

Baca Juga: Work From Home? 5 Camilan Sehat Ini Bikin Tetap Berenergi

(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com