Jamu Cekok Masih Dipercaya Sebagai Obat Anak Susah Makan, Ini Kata Dokter

Bayu Ardi Isnanto - detikFood Senin, 08 Mar 2021 13:00 WIB
Racikan Rempah Jamu Cekok Jadi Obat Alami Anak Sulit Makan Foto: detikcom/Pradito Rida Pertana
Solo -

Jamu cekok masih dipercaya oleh masyarakat Jawa untuk obat anak yang susah makan. Baik di desa maupun kota masih banyak orang memakai obat herbal tersebut. Apa kata dokter?

Dosen Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Setyo Sri Rahardjo mengatakan jamu memang sudah menjadi ramuan turun temurun dari nenek moyang. Baik jamu cekok atau jamu tradisional lainnya masih berada di bawah obat herbal terstandar, apalagi obat-obatan medis.

"Jadi urutannya itu jamu, lalu di atasnya herbal simplisia, herbal terstandar, fitofarmaka, baru nanti obat," kata Setyo saat dihubungi detikcom, Minggu (7/3/2021).

Racikan Rempah Jamu Cekok Jadi Obat Alami Anak Sulit MakanRacikan Rempah Jamu Cekok Jadi Obat Alami Anak Sulit Makan Foto: detikcom/Pradito Rida Pertana

Menurutnya, jamu tradisional seperti jamu cekok atau jamu yang biasa dijual dengan digendong biasanya diolah secara sederhana. Bahan-bahannya pun sederhana sehingga dinilai cukup aman dikonsumsi.

"Kalau jamu tradisional itu kan sangat sederhana, jadi cenderung aman. Tapi kalau untuk obat herbal yang sudah dijual lewat iklan-iklan itu hati-hati. Karena tidak semua herbal itu aman. Jangan sampai nanti sakitnya tidak sembuh, malah livernya kena," ujar dia.

Setyo mengatakan saat ini jamu memang terus dikembangkan menjadi produk yang berstandar. Salah satunya melalui penelitian di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional milik Kementerian Kesehatan di Tawangmangu, Karanganyar.

"Di sana sudah banyak herbal yang sudah diteliti, misalnya untuk diabetes melitus, penambah nafsu makan, dan lain-lain. Penelitian ini diperlukan terkait seberapa dosisnya, hingga keamanannya untuk dikonsumsi," ujarnya.

UNS melaui Rumah Sakit UNS juga telah mengembangkan tanaman obat. Salah satunya produk dari bahan temulawak untuk penyembuhan pasien COVID-19.

Racikan Rempah Jamu Cekok Jadi Obat Alami Anak Sulit MakanRacikan Rempah Jamu Cekok Jadi Obat Alami Anak Sulit Makan Foto: detikcom/Pradito Rida Pertana

"Di RS UNS sudah ada, digunakan untuk penyembuhan pasien COVID-19. Di sana diuji untuk pasien dan bisa diteliti hasilnya," pungkasnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Seksi Farmakmin dan Alkes Dinas Kesehatan DIY Kartika Riantari mengatakan, bahwa jamu cekok termasuk salah satu obat tradisional yang perizinannya masuk dalam kategori Usaha Jamu Gendong (UJG). Sedangkan untuk perizinan dan pembinaannya ada di masing-masing Kabupaten/Kota.

"Jadi jamu cekok tentu boleh dikonsumsi sepanjang tidak menambahkan bahan-bahan lain yang dilarang," ucapnya.



Simak Video "Bikin Laper: Lembutnya Kebab Sapi Jumbo 1 Meter"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com