Tidak Makan Malam Bikin Cepat Kurus? Begini Kata Ahli Gizi

Diah Afrilian - detikFood Jumat, 05 Mar 2021 17:30 WIB
Tidak Makan Malam Bikin Cepat Kurus? Begini Kata Ahli Gizi Foto: Getty Images/iStockphoto/Drazen Zigic
Jakarta -

Banyak pelaku diet meyakini tidak makan malam membuat mereka cepat kurus. Benarkah hal ini? Simak penjelasan ahli gizi berikut.

Kepercayaan makan malam menjadi penyebab bertambahnya berat badan cukup kuat di masyarakat. Tak heran kalau banyak orang pilih melewatkan makan malam. Berikut ini validasi dari ahli gizi.

Makan malam selalu dianggap menjadi waktu makan yang tidak sehat. Jarak waktu makan dengan waktu tidur yang cukup berdekatan membuat makan malam sering dianggap sebagai waktu menumpuk lemak.

Kepercayaan bahwa makan malam adalah waktu makan yang tidak baik cukup kuat dipercaya banyak orang. Beberapa orang yang ingin menurunkan berat badan banyak sekali yang melewatkan malam malam.

Tidak Makan Malam Bikin Cepat Kurus? Begini Kata Ahli GiziTidak Makan Malam Bikin Cepat Kurus? Begini Kata Ahli Gizi Foto: Getty Images/iStockphoto/Drazen Zigic

Mereka menganggap tidak makan malam bisa mengurangi asupan kalori dan penumpukan lemak, dua 'musuh' utama saat menurunkan berat badan. Tetapi apakah anggapan tersebut sepenuhnya benar?

Dilansir melalui Livestrong (28/2), sebuah penelitian yang baru saja dilakukan menemukan kaitan antara makan malam dengan penurunan berat badan. Faktanya, melewatkan makan malam justru berdampak pada penambahan berat badan.

Baca Juga: Jam Makan Diet agar Berat Badan Turun Secara Efektif

Pada Januari 2021, penelitian dalam jurnal Nutrisi menemukan bahwa mahasiswa yang secara rutin melewatkan makan malam mengalami kenaikan berat badan yang lebih banyak dibanding mereka yang rutin makan malam. Mereka yang melewatkan makan malam bahkan mengalami penambahan berat badan sebanyak 10%.

"Orang yang melewatkan makan malam tetap makan selama sore hari, bahkan mereka akan makan seperti camilan yang menambah berat badan," kata ahli gizi Amanda Nighbert.

Tidak Makan Malam Bikin Cepat Kurus? Begini Kata Ahli GiziTidak Makan Malam Bikin Cepat Kurus? Begini Kata Ahli Gizi Foto: Getty Images/iStockphoto/Drazen Zigic

Pada penelitian tersebut, para peneliti mencoba membandingkan mereka yang mulai mencoba rutin makan malam dengan orang-orang yang tetap melewatkan malamnya. Hasilnya, mereka yang melewatkan makan malam mendapatkan kenaikan berat badan yang cukup signifikan terutama pada laki-laki.

Secara naluri, laki-laki dikatakan sebagai nahkoda makan malam yang paling berat. Dibandingkan perempuan, laki-laki akan cenderung lebih cepat lapar dan ingin makan saat malam hari.

Para peneliti juga menyoroti kebiasaan makan malam yang terlalu larut akan meningkatkan kadar glukosa dan insulin yang lebih tinggi di waktu malam.

"Ketika kita makan makanan besar terlambat, ini memicu pencernaan dan sejumlah besar glukosa dalam aliran darah. Tubuh kita sebenarnya lebih suka membakar lemak yang tersimpan di malam hari daripada memecah glukosa," kata Nighbert.

Tidak Makan Malam Bikin Cepat Kurus? Begini Kata Ahli GiziTidak Makan Malam Bikin Cepat Kurus? Begini Kata Ahli Gizi Foto: Getty Images/iStockphoto/Drazen Zigic

Ketidakseimbangan ini mempengaruhi kualitas tidur dan tingkat energi yang mengarah pada pengaruh ritme sirkadian. Itu sebabnya Nighbert merekomendasikan untuk tidak mengkonsumsi makanan di malam hari atau maksimal 3 jam sebelum tidur malam.

Sebuah penelitian dalam jurnal Public Health Nutrition Desember 2020 justru mengatakan bahwa orang yang melewatkan makan malam memiliki skor makan sehat yang lebih rendah dibandingkan yang makan secara rutin. Efek kesehatan yang ditimbulkan dari makan malam dikatakan lebih dipengaruhi oleh pilihan makanan yang lebih sehat.

Baca Juga: Kalau Ingin Makan Malam dan Tanpa Takut Gendut, Lakukan Cara Ini

(adr/adr)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com