Bahaya Diet Tanpa Makan Sayur, Ini Kata Ahli Gizi

Tim Detikfood - detikFood Jumat, 05 Mar 2021 08:30 WIB
advertorial Foto: advertorial
Jakarta -

Program diet Tya Ariestya menuai kontroversi lantaran diet tanpa sayur untuk menurunkan berat badan. Pro dan kontra terjadi karena diet itu tak konsumsi sayur.

Menanggapi hal tersebut, dokter gizi Fiastuti Witjaksono mengungkapkan bahwa pola diet tersebut tidaklah tepat.

"Pertama, seratnya tidak ada, jadi susah BAB, kalau enggak makan sayur dan harus makan yang lain karena kenyangnya terasa kurang," jelas Fiastuti.

Konsumsi sayuran merupakan hal penting, termasuk untuk diet menurunkan berat badan.

"Mungkin yang harus kita ketahui, sayur itu mengandung banyak nutrien misalnya pertama mengandung serat. Kedua, tiap sayur punya komponen tertentu," kata Fiastuti pada CNNIndonesia.com, Selasa (2/3).

Dia mencontohkan, misalnya, wortel mengandung beta karoten yang berfungsi sebagai antioksidan.

Hal senada juga diungkapkan Ika Setyani, ahli gizi dari Mayapada Hospital Kuningan.

"Sayur itu kan sumber serat, vitamin, dan mineral. Jadi kalau menghilangkan sayur dalam tubuh yang ada nanti tubuh kekurangan serat, vitamin dan mineral yang ada di dalam sayur," kata diakepada CNNIndonesia.com, Selasa (2/3).

trik makan sayuranBahaya Diet Tanpa Makan Sayur. Foto: Thinkstock

Serat dalam sayur tak cuma berfungsi untuk melancarkan pencernaan melainkan juga untuk mengikat lemak.

Selain itu, di dalam tubuh, serat dari sayur dan buah juga akan membentuk viskus (larutan kental) yang berfungsi membuat proses pengosongan lambung jadi lebih lama dan membuat perut kenyang lebih lama. Pada akhirnya konsumsi serat sayur dan buah akan mengurangi keinginan makan.

"Kalau mengambil serat dari buah bisa aja. Tapi kalau esensinya buat menurunkan berat badan ya tidak cocok karena kalori buah itu lebih tinggi daripada sayur."

Ditambahkan Fiastuti, serat dalam sayuran adalah serat tidak larut. Serat ini berfungsi membentuk massa feses.

"Jadi kalau kita banyak makan sayuran, massa feses akan cepat memenuhi usus, dia merangsang usus untuk mengeluarkan sisa-sisa makanan ini."

Itu kemudian yang membuat sayuran membantu saluran pencernaan berfungsi dengan optimal.

"Banyak penelitian membuktikan orang yang tidak makan sayur, bahwa dia akan mudah kena penyakit, kolesterol tinggi, gula tinggi, sehingga orang yang tidak makan sayur, buah terutama akan mudah terkena penyakit jantung," tambahnya.

Jadi sebaiknya bagaimana aturan mengonsumsi saat berdiet? Baca selengkapnya DI SINI !



Simak Video "Bikin Laper: Review Warung Korea Pop di Jakpus"
[Gambas:Video 20detik]
(odi/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com