Diet Golongan Darah O: Jenis Makanan yang Disarankan dan Dilarang

Lusiana Mustinda - detikFood Minggu, 24 Jan 2021 07:00 WIB
golongan darah Foto: Chinatopix via AP Photo
Jakarta -

Diet golongan darah dipopulerkan oleh Dr. Peter D'Adamo. Ia merupakan seorang dokter naturopati dan penulis buku "Eat Right 4 Your Type".

Ia mengklaim bahwa mengikuti diet tertentu dan program olahraga berdasarkan golongan darah dapat mengoptimalkan kesehatan Anda dan mengurangi kemungkinan Anda mengembangkan kondisi kesehatan tertentu.

Meskipun belum ada bukti ilmiah, akan tetapi diet ini kemudian menjadi sangat populer. Hal ini mungkin disebabkan diet tersebut mempromosikan pola makan dan olahraga yang sehat sehingga memberikan manfaat kesehatan bagi orang-orang apapun golongan darah mereka.

Makanan untuk diet golongan darah O

Dikutip dalam Healthline, menurut D'Adamo seseorang dengan golongan darah O harus fokus pada makanan yang banyak mengandung protein seperti diet paleo atau rendah karbohidrat.

Ia menganjurkan agar Anda mengonsumsi :

1. Daging (terutama daging tanpa lemak dan makanan laut untuk menurunkan berat badan)
2. Ikan
3. Sayuran (brokoli, bayam dan rumput laut baik untuk menurunkan buah-buahan)
4. Minyak zaitun


Selain itu, diet golongan darah O juga harus dipasangkan dengan latihan aerobik yang kuat.

Makanan yang harus dihindari golongan darah O:

Diet golongan darah O umumnya berorientasi pada diet paleo atau rendah karbohidrat yang direkomendasikan oleh D'Adamo:

1. Gandum
2. Jagung
3. Kacang-kacangan
4. Kacang merah
5. Produk susu
6. Kafein dan alkohol

Salah satu studi di tahun 2014 menyatakan bahwa diet ini populer karena menekankan makanan utuh, menghindari makanan olahan dan berolahraga.

Prinsip-prinsip ini terkait dengan banyak pola makan dan merupakan rekomendasi yang biasa diberikan oleh dokter dan ahli gizi untuk meningkatkan atau menjaga kesehatan.

Pada tahun 2013, tinjauan sistematis dalam American Journal of Clinical Nutrition mengamati 16 studi sebelumnya tentang diet golongan darah. Tinjauan tersebut menyimpulkan bahwa tidak ada bukti saat ini yang mendukung diet golongan darah.

Lebih jauh, teori di balik diet perlu dipelajari dengan memiliki dua kelompok partisipan yang berbeda dalam sebuah penelitian, satu yang berpartisipasi dalam diet dan satu yang tidak, semua dengan golongan darah yang sama. Ini akan menentukan keefektifan diet golongan darah.



Simak Video "Ngopi dan Ngemil Sehat ala Growell Coffee Senopati"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/erd)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com