Apakah Aman Diet Tanpa Nasi untuk Kesehatan? Ini Kata Ahli

Yenny Mustika Sari - detikFood Sabtu, 09 Jan 2021 10:00 WIB
Diet Tanpa Nasi atau Karbohidrat Lain Foto: iStock
Jakarta -

Pedangdut cantik Juwita Bahar menghebohkan publik karena pernah menjalani diet tanpa makan nasi. Apakah praktik diet ini aman untuk kesehatan? Ini kata ahli.

Pola diet ada banyak jenisnya. Ada yang hanya mengurangi porsi makan dari biasanya atau mengganti pola makan dengan cara yang lebih sehat, seperti menjadi vegetarian atau vegan.

Namun ada juga pola diet ekstrem seperti diet tanpa makan nasi atau mengurangi asupan karbohidrat harian. Hal ini pernah dijalani oleh pedangdut Juwita Bahar sewaktu usianya 10 tahun. Bahkan karena diet tersebut, ia mengalami gangguan kesehatan sampai koma.

Diet Tanpa Nasi atau Karbohidrat LainDiet Tanpa Nasi atau Karbohidrat Lain Foto: iStock

Sebenarnya, apakah diet tanpa makan nasi aman bagi kesehatan tubuh? Nasi sendiri merupakan salah satu sumber karbohidrat umum di Indonesia. Tapi banyak orang menganggap karbohidrat adalah musuh untuk berat badan sehingga konsumsinya harus dihindari.

Baca Juga: Juwita Bahar Diet Ketat, Tak Makan Nasi hingga Alami Koma

Namun, anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Ada beberapa orang yang menjalani program diet dengan mengurangi asupan karbohidrat tapi berat tubuhnya juga tak kunjung turun. Hal ini karena kondisi tubuh setiap orang berbeda.

"Untuk satu hal, setiap orang berbeda dan tidak akan memiliki hasil yang sama pada diet rendah karbohidrat," jelas Ashley Kkoff, ahli diet pendiri The Better Nutrition Program, seperti dilansir dari Cnet (10/4).

Koff juga menyarankan kalau ingin diet tanpa nasi atau mengurangi asupan karbohidrat harus konsultasi dengan ahli gizi lebih dulu. Agar program diet yang dijalani bisa sesuai.

Berikut alasan diet tanpa nasi atau karbohidrat sebaiknya tidak dilakukan:

1. Kehilangan Nutrisi Utama

Diet tanpa nasi atau karbohidrat lainnya sebaiknya tidak dilakukan karena bisa menyebabkan kamu kehilangan nutrisi utama. Karena banyak makanan utama dengan kandungan karbohirat, juga kaya vitamin serta mineral esensial yang diperlukan tubuh.

Karbohidrat sendiri bisa mendukung metabolisme tubuh. Menurut Koff ketika kamu menghentikan asupan karbohidrat, maka tubuhmu berisiko mengalami kekurangan nutrisi.

"Ketika kamu mengurangi atau menghilangkan karbohidrat sama sekali, terutama biji-bijian dan kacang-kacangan, kamu akan kehilangan asupan nutrisi penting ini," kata Koff.

2. Tidak dapat Cukup Serat

Diet Tanpa Nasi atau Karbohidrat LainDiet Tanpa Nasi atau Karbohidrat Lain Foto: iStock

Serat adalah nutrisi penting untuk tubuh. Ketika kamu tidak makan nasi atau jenis karbohidrat lain dalam dietmu, maka tubuh tidak mengonsumsi cukup serat.

Serat terdapat pada nasi, biji-bijian, buah dan sayuran. Serat memainkan peran kunci dalam pencernaan, kesehatan jantung dan usus. Serat juga bisa membantumu merasa kenyang lebih lama, jadi baik untuk dicoba dalam menunjang berat badan.

Tapi, tentu saja asupan karbohidratnya juga harus diperhatikan. Jangan terlalu banyak, namun juga jangan sampai tidak mengonsumsinya sama sekali.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Bikin Laper: Viral Jajanan Korea Serba Rp 10 Ribuan"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com