Tren Kuliner 2021

7 Program Diet Sehat Terbaik 2021, Flexitarian Ada di Urutan Pertama

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Jumat, 08 Jan 2021 08:00 WIB
7 Program Diet Sehat Terbaik 2021 Flexitarian Ada di Urutan Pertama Foto: Eat This Not That
FOKUS BERITA Tren Kuliner 2021
Jakarta -

Tren kuliner 2021 juga mencakup pola diet yang diprediksi bakal populer. Di urutan pertama, ada diet flexitarian yang menawarkan konsep vegetarian fleksibel.

Pola diet selalu berkembang dengan kemunculan pola diet baru atau pola diet yang sudah lama ada, tapi kembali diminati.

Tak terkecuali di tahun 2021, para pakar kesehatan memprediksi pola diet apa saja yang akan dijalani banyak orang.

Prediksi ini datang dari banyak pihak, salah satunya U.S. News yang meminta para pakar kesehatan untuk mengungkap diet terbaik 2021.

Fokus tujuan pola diet ini adalah untuk menurunkan berat badan, namun secara keseluruhan juga membuat tubuh sehat.

Lalu apa saja program diet sehat terbaik 2021? Detikfood merangkum informasinya dari Eat This, Not That (7/1) seperti berikut:

7. Diet Ornish

7 Program Diet Sehat Terbaik 2021 Flexitarian Ada di Urutan Pertama7 Program Diet Sehat Terbaik 2021 Flexitarian Ada di Urutan Pertama Foto: Eat This Not That

Diet ornish mungkin belum diketahui banyak orang. Pola diet ini fokus pada pengurangan makanan tinggi lemak, karbohidrat olahan, dan protein hewani.

Diet ornish disarankan untuk mereka yang mau menurunkan berat badan, sekaligus mengurangi tekanan darah. Manfaat lainnya adalah mencegah risiko kanker.

Dengan mengikuti diet ornish, kesehatan jantung akan terjaga karena diet ini hanya membolehkan 10% kalori harian berasal dari sumber lemak.

Diet ornish dikembangkan profesor klinis di Universitas California. Ia membagi makanan menjadi 5 kelompok dari kategori yang paling sehat hingga tidak sehat.

6. Diet Mayo Clinic

Program diet sehat terbaik 2021 selanjutnya adalah diet Mayo Clinic. Pola diet ini memiliki piramida makanan sendiri. Fokus asupannya adalah buah, sayur, dan bijian utuh.

Dalam dua minggu pertama, pelaku diet Mayo Clinic diperkirakan bisa turun berat badan sekitar 2,7 sampai 4,5 kg. Jumlah ini akan terus berkurang setiap minggunya.

Pola diet ini terbagi dalam dua fase yang disebut "Lose it!" dan "Live it!". Pada fase pertama yang berlangsung 2 minggu, pelaku diet Mayo Clinic harus patuh pada 15 peraturan utama.

Lalu pada fase kedua, pelaku diet perlu belajar memahami kalori. Hal ini mencakup berapa banyak kalori yang dibutuhkan dan apa saja sumber kalori terbaik untuk tubuh.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3
FOKUS BERITA Tren Kuliner 2021
FOKUS BERITA Tren Kuliner 2021

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com