Menu Sarapan Pagi Sehat untuk Memelihara Kesehatan Usus

ADVERTISEMENT

Menu Sarapan Pagi Sehat untuk Memelihara Kesehatan Usus

Diah Afrilian - detikFood
Selasa, 29 Des 2020 07:00 WIB
Menu Sarapan Pagi Sehat untuk Memelihara Kesehatan Usus
Foto: Getty Images/iStockphoto/JaronRaben

Selain makanan yang direkomendasikan, beberapa makanan juga disarankan untuk dihindari saat sarapan. Beberapa makanan ini akan memberikan efek negatif bagi kesehatan usus:

1. Sosis dan Bacon

Daging merah yang diproses terlalu panjang tidak hanya menimbulkan masalah bagi jantung, tapi juga juga memengaruhi usus. Bahkan hanya konsumsi dalam jumlah kecil daging asap, sosis atau daging merah lain yang telah diproses dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal.

Menurut pedoman yang diterbitkan oleh American Cancer Society pada Juni 2018, konsumsi makanan ini dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan. Daging merah juga memiliki efek negatif pada mikrobiota usus yang dijelaskan pada penelitian Gastroenterologi Klinis dan Hepatologi.

2. Donat

Menu Sarapan Pagi Sehat untuk Memelihara Kesehatan UsusMenu Sarapan Pagi Sehat untuk Memelihara Kesehatan Usus Foto: Getty Images/iStockphoto/JaronRaben

Memilih donat sebagai pelengkap secangkir kopi mungkin terlihat hal yang sederhana dan tidak buruk. Ternyata, donat yang dipilih untuk melengkapi kopi justru akan memberikan efek negatif bagi usus dan pencernaan.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Nature Communications pada April 2015 menukar pola makan orang Afrika Amerika yang tinggi lemak dan rendah serat dengan orang Afrika Selatan yang tinggi serat dan rendah lemak. Setelah 2 minggu hasilnya menunjukan bahwa mereka dengan pola makan tinggi lemak dan rendah serat terbukti secara signifikan meningkatkan inflamasi mucosal dan mengubah mikrobiota menjadi buruk dengan risiko kanker.

3. Waffle dan Pancake

Waffle dan pancake secara tradisional terbuat dari biji-bijian olahan yang manfaat sehatnya tidak semaksimal bijian utuh. Menurut uji klinis yang diterbitkan dalam Jurnal Nutrisi Klinis Amerika pada Februari 2017, konsumsi biji-bijian utuh lebih baik daripada biji-bijian yang sudah diolah atau diproses lebih lanjut. Setelah 6 minggu, mengganti konsumsi biji-bijian olahan dengan biji-bijian utuh dapat menyebabkan frekuensi buang air besar dan efek positif pada mikrobiota usus.

Baca Juga: 7 Sarapan yang Baik untuk Diet Penurunan Berat Badan, Apa Saja?


(adr/adr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT