5 Diet yang Terbukti Efektif Secara Ilmiah, Berikut Manfaatnya

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Sabtu, 28 Nov 2020 05:00 WIB
5 Diet yang Terbukti Efektif Secara Ilmiah, Berikut Manfaatnya Foto: Getty Images/apomares
Jakarta -

Saat ini ada banyak jenis diet yang dikenal masyarakat, namun hanya beberapa yang teruji ilmiah. Kenali 5 diet yang terbukti efektif secara ilmiah, berikut manfaatnya selain untuk menurunkan berat badan.

Munculnya beragam pola diet terkadang membuat bingung karena masing-masing mengklaim keunggulan dari segi kesehatan, terutama untuk menurunkan berat badan. Namun efektivitasnya lagi-lagi tergantung pada kondisi tubuh seseorang.

Ada pola diet yang tergolong wajar, namun ada pula yang justru membahayakan kesehatan. Sebaiknya ikuti pola diet yang sudah terbukti secara ilmiah. Hal ini berarti para peneliti dan pakar kesehatan telah menguji coba diet tersebut.

Pola diet itu dianggap efektif untuk diterapkan dalam jangka panjang dan memiliki beragam manfaat sehat. Dikutip dari Healthline (27/11), berikut 5 diet yang terbukti efektif secara ilmiah dan manfaatnya:

1. Diet rendah karbohidrat

5 Diet yang Terbukti Efektif Secara Ilmiah, Berikut Manfaatnya5 Diet yang Terbukti Efektif Secara Ilmiah, Berikut Manfaatnya Foto: Getty Images/apomares

Diet yang terbukti efektif secara ilmiah pertama adalah diet rendah karbohidrat dan diet konsumsi makanan utuh dan alami (whole-food diet). Jenis diet ini cocok untuk seseorang yang mau menurunkan berat badan, mengoptimalkan kesehatan, dan menurunkan risiko berbagai penyakit.

Pada diet rendah karbohidrat, pelakunya harus membatasi asupan karbohidrat. Dari yang 300-400 gram sehari menjadi sekitar 150-200 gram saja. Makanan yang bisa jadi andalan adalah ragam sayuran, daging sapi, ikan, telur, buah, dan kacang-kacangan. Lalu kurangi makanan yang tinggi pati, gula, dan ragam makanan olahan.

Namun saat menjalani diet rendah karbohidrat harus memperhatikan beberapa hal. Seseorang perlu mengimbanginya dengan aktivitas fisik secara rutin untuk mengatur metabolisme sekaligus mencegah hilangnya massa otot saat diet.

Selain itu, pelaku diet ini juga harus sangat konsisten. Bukan tidak mungkin akan ada efek yo-yo sehingga terjadi kenaikan berat badan saat menjalani diet ini.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com