7 Kebiasaan Sarapan Pagi yang Sehat untuk Wanita, Dijamin Langsing!

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Selasa, 24 Nov 2020 05:00 WIB
7 Kebiasaan Sarapan Pagi yang Sehat untuk Wanita, Dijamin Langsing! Foto: Getty Images/stock_colors
Jakarta -

Kebiasaan sarapan pagi yang sehat untuk wanita ini mudah ditiru. Ahli gizi merekomendasikannya untuk mendapat manfaat sehat maksimal.

Sarapan sebaiknya tak dilewatkan karena merupakan waktu makan paling penting dalam satu hari. Sarapan punya banyak manfaat sehat, salah satunya membuat tubuh lebih berenergi di pagi hari.

Bagi yang tengah menurunkan berat badan, sarapan bisa mencegah kamu makan berlebih di waktu makan selanjutnya. "Dengan sarapan, kamu lebih mungkin memilih makan sehat di hari itu," kata ahli gizi Michelle Zive.

Ada 7 kebiasaan sarapan pagi yang sehat untuk kamu terapkan, terutama bagi para wanita. Informasinya dibagikan Eat This Not That (23/11) seperti berikut:

1. Sarapan dalam porsi besar

7 Kebiasaan Sarapan Pagi yang Sehat untuk Wanita, Dijamin Langsing!7 Kebiasaan Sarapan Pagi yang Sehat untuk Wanita, Dijamin Langsing! Foto: Getty Images/stock_colors

"Kamu sering dengar, sarapan adalah waktu makan terpenting. Dan saya mau bilang kalau itu benar," kata ahli gizi Sydney Spiewak. Ia merekomendasikan makan sarapan dalam porsi besar untuk mendapat cukup pasokan energi.

Hindari melewatkan sarapan seperti yang kerap dilakukan wanita yang tengah diet. "Hal ini hanya akan menjadi bumerang di waktu makan selanjutnya," kata ahli gizi Colleen Christensen. Menurutnya, seseorang cenderung makan lebih banyak saat siang hari ketika mereka tak cukup kenyang di waktu sarapan.

2. Minum segelas besar air putih

Kebiasaan sarapan pagi yang sehat juga mencakup minum air putih. Usahakan minum satu gelas besar air putih setelah bangun tidur. Asupan ini diperlukan tubuh yang dehidrasi setelah tidur semalaman.

Ahli gizi Maggie Moon juga bilang dengan minum air putih, otak juga akan terhidrasi sehingga fungsinya bisa maksimal.

Fungsi lain minum air putih di pagi hari adalah untuk membantu tubuh membedakan sinyal lapar dan haus. Karena sering kali rasa lapar yang muncul bukanlah lapar sebenarnya, melainkan hanya karena haus.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com