7 Manfaat Buah Pir untuk Kesehatan, Mau Coba?

Tim detikcom - detikFood Senin, 16 Nov 2020 09:00 WIB
buah pir Foto: iStock/7 Manfaat Buah Pir untuk Kesehatan, Mau Coba?
Jakarta -

Pir adalah buah manis mirip lonceng yang sangat mudah ditemukan baik di toko buah, pasar swalayan, maupun pasar tradisional. Buah itu terasa renyah atau lembut kala dimakan.

Buah pir tidak hanya lezat, tetapi menurut beberapa penelitian buah yang banyak tumbuh di wilayah subtropis ini juga mengandung banyak manfaat bagi kesehatan.

Berikut ini 7 manfaat buah pir untuk kesehatan dilansir Healthline:


1. Bergizi Tinggi

Buah pir memiliki banyak varietas berbeda. Pir Bartlett, Bosc, dan D'Anjou termasuk yang paling populer. Tetapi ada sekitar 100 jenis yang ditanam di seluruh dunia.

Pir berukuran sedang (178 gram) menyediakan nutrisi berikut:

-Kalori: 101
-Protein: 1 gram
-Karbohidrat: 27 gram
-Serat: 6 gram
-Vitamin C: 12% dari Nilai Harian (DV)
-Vitamin K: 6% dari DV
-Kalium: 4% dari DV
-Tembaga: 16% dari DV

Pir dengan ukuran yang sama juga menyediakan sedikit folat, provitamin A, dan niacin. Folat dan niasin penting untuk fungsi sel dan produksi energi, sedangkan provitamin A mendukung kesehatan kulit dan penyembuhan luka.

Pir juga kaya akan mineral penting, seperti tembaga dan kalium. Tembaga berperan dalam kekebalan, metabolisme kolesterol, dan fungsi saraf. Sedangkan kalium membantu kontraksi otot dan fungsi jantung.

Terlebih lagi, buah-buahan ini adalah sumber antioksidan polifenol yang sangat baik, yang melindungi dari kerusakan oksidatif.

Pastikan untuk makan buah pir utuh, karena kulitnya mengandung polifenol enam kali lebih banyak daripada dagingnya.

2. Dapat Meningkatkan Kesehatan Usus

Pir adalah sumber serat larut dan tidak larut yang sangat baik, yang penting untuk kesehatan pencernaan. Serat ini membantu menjaga keteraturan usus dengan melembutkan tinja.

Satu buah pir berukuran sedang (178 gram) mengandung 6 gram serat - 22% dari kebutuhan serat harian Anda.

Selain itu, serat larut memberi makan bakteri sehat di usus Anda. Karena itu, mereka dianggap prebiotik, yang terkait dengan penuaan yang sehat dan peningkatan kekebalan tubuh.

Khususnya, serat dapat membantu meredakan sembelit. Dalam studi selama 4 minggu, 80 orang dewasa dengan kondisi ini menerima 24 gram pektin - jenis serat yang ditemukan dalam buah - per hari. Mereka bebas sembelit dan peningkatan kadar bakteri usus yang sehat.

Karena kulit pir mengandung banyak serat, yang terbaik adalah memakan buah ini tanpa dikupas.

Karena itu buah pir bermanfaat untuk ibu hamil. Sebab ibu hamil kerap sulit buang air besar.

3. Mengandung Senyawa Tumbuhan Bermanfaat

Pir menawarkan banyak senyawa tanaman bermanfaat yang memberi warna berbeda pada buah-buahan ini.

Misalnya, antosianin memberi warna merah-rubi pada beberapa buah pir. Senyawa ini dapat meningkatkan kesehatan jantung dan memperkuat pembuluh darah.

Buah pir dengan kulit hijau memiliki fitur lutein dan zeaxanthin, dua senyawa yang diperlukan untuk menjaga ketajaman penglihatan Anda, terutama seiring bertambahnya usia.

Sekali lagi, banyak dari senyawa tanaman bermanfaat ini terkonsentrasi di kulit.

Selanjutnya
Halaman
1 2