5 Buah Penurun Kolesterol "Jahat" Secara Alami, Ini Daftarnya

Lusiana Mustinda - detikFood Senin, 02 Nov 2020 06:00 WIB
salad buah Foto: iStock
Jakarta -

Penyakit jantung menjadi "pembunuh" nomor satu di dunia. Tingginya kolesterol menjadi salah satu penyebab penyakit jantung. Selain makanan, ada juga buah penurun kolesterol yang bisa secara alami membantu.

Kolesterol terdapat di setiap sel tubuh dan memiliki fungsi alami yang penting dalam menstimulasi berbagai aktivitas dalam tubuh, termasuk pencernaan makanan hingga produksi hormon.

Ada dua jenis kolesterol. HDL (High-density lipoprotein) diklasifikasikan sebagai kolesterol baik dan sangat penting untuk kelancaran fungsi tubuh. HDL mengangkut semua limbah dan racun kembali ke hati.

Sedangkan LDL (Low density lipoprotein) yang dikenal sebagai kolesterol jahat adalah salah satu dari lima kelompok utama lipoprotein yang mengangkut semua molekul lemak ke seluruh tubuh.

Kolesterol jahat dapat membentuk lapisan plak di dinding pembuluh darah arteri ke jantung. Lemak makin menumpuk membuat arteri menyempit yang menyulitkan aliran darah ke jantung.

Selanjutnya kondisi ini berkontribusi memicu serangan jantung. selain itu juga menyebabkan tekanan darah tinggi dan dalam kasus yang lebih buruk, bahkan stroke.

Kadar kolesterol berkaitan erat dengan pola makan. Jika Anda mengonsumsi lemak trans seperti kentang goreng, burger dan pizza secara berlebihan, ada kemungkinan besar kadar kolesterol meningkat.

Menambahkan lebih banyak buah-buahan kaya serat, sayuran dan biji-bijian ke dalam makanan Anda dapat membantu menjaga kadar kolesterol LDL. Tingkat kandungan serat yang tinggi dari beberapa buah bisa membantu mengurangi kadar kolesterol secara besar-besaran.

Dikutip dalam NDTV, berikut buah penurun kolesterol yang baik:

1. Alpukat

Buah penurun kolesterol alami yang dapat dikonsumsi adalah alpukat. Buah ini dianjurkan untuk penderita tekanan darah. Mereka mengandung sumber antioksidan yang tinggi seperti vitamin K, C, B5, B6, E dan lemak tak jenuh tunggal yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko stroke.

Selain itu, alpukat juga dapat mengatur kadar kolesterol LDL dan HDL serta trigliserida darah.

Tomatoes growing in greenhouseTomatoes growing in greenhouse Foto: iStock

2. Tomat

Buah tomat dikemas dengan berbagai vitamin seperti vitamin A, B, K dan C. Tomat dapat memberikan manfaat bagi mata, kulit dan jantung. Tomat mengandung kalium dan dianggap sebagai buah ramah jantung. Ini membantu menurunkan kolesterol, tekanan darah dan risiko stroke.

3. Apel

Jus penurun kolesterol yang bisa dicoba adalah jus apel tanpa tambahan gula. Selain jus, konsumsi buah apel secara utuh juga sangat bagus. Menurut buku 'Healing foods' serat pektin yang ada dalam apel bersama dengan antioksidan polifenol dapat menurunkan kadar kolesterol LDL yang tidak sehat dan memperlambat oksidasi.

Hal tersebut dapat menjadi faktor risiko aterosklerosis, suatu kondisi yang ditandai dengan arteri yang mengeras. Bukan itu saja, polifenol ramah jantung juga mencegah radikal bebas yang merusak otot jantung dan pembuluh darah.

4. Jeruk

Buah jeruk seperti lemon, jeruk nipis dan grapefruit juga dapat mengendalikan kadar kolesterol. Buah jeruk mengandung hesperidin yang dapat mengurangi gejala hipertensi dan pektin (serat) dan senyawa limonoid yang dapat memperlambat aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah) dan menurunkan kolesterol "tidak sehat" (LDL) di darah. Flavon antioksidan juga dapat menurunkan risiko stroke pada wanita.

5. Pepaya

Buah pepaya yang tinggi serat bisa menjadi makanan penurun kolesterol jahat. Menurut United States Department of Agriculture (USDA), satu buah pepaya dengan berat 780 gram mengandung sekitar 13 hingga 14 gram serat. Serat dapat membuat pencernaan lancar dan menambah massa tinja sehingga buang air besar lancar.



Simak Video "Cegah Haus saat Puasa, Konsumsi Makanan Ini saat Sahur dan Berbuka"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/pal)